Bocah 14 Tahun Hamil Karena Ayahnya, Alasan Dibaliknya Bikin Shock


    SURATKABAR.ID – Orang tua harusnya memberikan perlindungan untuk anak-anaknya. Orang tua juga menjadi sekolah pertama bagi anak-anak mereka.

    Namun, bagaimana jika orang tua malah berlaku sebaliknya? Bukannya memberikan perlindungan, orang tua malah merusak masa depan anaknya. Seperti kisah mengejutkan yang satu ini.

    Seorang bocah berusia 14 tahun diketahui hamil di luar nikah. Namun, siapa sangka bahwa ayah kandungnyalah yang ternyata menghamili gadis tersebut.

    Itzel (14) tinggal di Cile hanya berdua dengan ayahnya sepeninggal sang ibunda. Namun, suatu hari Itzel tiba-tiba mengunggah sebuah foto selfie dirinya yang menampilkan perut besarnya.

    Baca juga: Ditinggal Ibunya Sejak Usia 6 Tahun, yang Dilakukan Pria Ini 20 Tahun Kemudian Bikin Haru

    Siapa sangka, foto tersebut malah berakhir memilukan. Pasalnya, perut besar Itzel yang tengah berbadan dua itu adalah hasil hubungannya dengan ayahnya sendiri. Namun, fakta yang terkuak di pengadilan jauh lebih mengejutkan.

    Ternyata peristiwa tersebut tak sepenuhnya kesalahan sang ayah. Di pengadilan terungkap bahwa Itzel memang sengaja menggoda ayahnya untuk menghamilinya. Keduanya pun kerap melakukan hubungan layaknya suami istri.

    Itzel juga sengaja mengunggah fotonya yang tengah berbadan dua untuk mengungkapkan kebahagiannya atas buah cinta dengan ayahnya.

    Dia juga tak ambil pusing dengan komentar miring yang dituliskan netizen. Baginya, kehamilan itu merupakan hasil cinta dalam hidupnya.

    Dilansir tribunnews.com, meski pengadilan telah memerintahkan agar Itzel dan ayahnya tinggal terpisah, keduanya tetap tinggal bersama.

    Ayahnya kini harus menghadapi hukum atas tuduhan melakukan tindak pelecehan anak dan tengah menunggu keputusan persidangan. Sementara Itzel yang tengah hamil besar kini tengah berada di bawah pengawasan pihak berwenang.

    Kisah yang sangat miris bukan? Bocah 14 tahun tersebut berbadan dua bukan karena paksaan sang ayah, tapi malah menggoda ayahnya untuk dihamili.

    Bagaimana menurutmu tentang peristiwa ini?