Subhanalloh! Karena Hafal Alquran 30 Juz Pemuda Ini Direkrut Polri


SURATKABAR.ID – Brida Husein berdinas di Biro SDM Polda Sumatera Selatan. Husein direkrut pihak Polri tahun 2014 yang lalu. Ia direkrut menjadi bagian dari Polri saat berada di semester dua jurusan Akuntasi, Universitas Sriwijaya.

Putra bungsu dari tiga bersaudara pasangan Samsudin (alm) dan juga Irma Suryani ini bisa dibilang cukup beruntung. Ia didapuk menjadi anggoa Polri lantaran hafal 30 juz Alquran. Padahal, Universitas Sriwijaya Husein juga mendapatkan beasiswa alasan yang sama, hafal Alquran. Namun, ia lebih memilih untuk menjadi aparat negara.

“Alhamdulillah berkat hafal Alquran banyak kemudahan yang diberikan Allah, kuliah dapat mahasiswa dan dipermudah masuk polisi,” papar Husein pada Jumat (2/6/2017) seperti yang tertera di medeka.com

 Baca juga: Catat! Habib Rizieq Dikabarkan Pulang ke Indonesia pada Tanggal…

Dan selama kurang lebih tiga tahun menjadi anggota polri, pria kelahiran 2 Januari 1995 itu mengaku tidak pernah terlibat kesalahan atau pelanggaran kode etik dan disiplin keanggotaan. Bahkan, meski berpangkat rendah, dirinya dihormati dan disegani oleh teman dan juga atasan di tempat kerjanya.

“Bukan mau dihormati, tapi begitulah kenyataannya. Yang tahu segan, tidak berani ngajak macam-macam. Itu karena Alquran,” paparnya.

Bripda Husein lalu bercerita jika dirinya sudah mengerti Alquran sejak kecil lantaran ia berasal dari keluarga yang cukup agamis. Lama-lama ia memutuskan untuk menghafal Alquran di Ponpes Jamiatul Qura Palembang saat dirinya masih duduk di bangku kelas 1 MTs (setara SMP).

Baca juga: Tegas! Polisi Ciduk Pria 35 Tahun Karena Sering Upload Gerakan Minahasa Merdeka

Setelah enam tahun menghafal Alquran, di kelas III Aliah (setara SMA) dirinya berhasil merampungkannya dan hafal 30 juz Alquran. Dia menamatkan itu bersama dengan santri lainnya. Ia juga mendapatkan kesenangan menghafal Alquran lantaran neneknya dahulu juga qariah, waktu kecil Husein disuruh untuk menghafalkan surat-surat pendek.

Menjadi anggota polri tentu saja membuatnya sangat sibuk. Meski begitu, agar hafalannya tiak luntur atau hilang, Husein selalu meluangkan waktu istirahatnya untuk mengulang dan mengaji di masjid. Dan itu cara agar hafalannya terus terjaga.