Pengakuan Mengejutkan Pelaku Persekusi, Ternyata Ini yang Terjadi


SURATKABAR.ID – Abdul Majid (22), tersangka persekusi anak di bawah umur mengaku melakukan pemukulan terhadap korban PMA (15) sebanyak tiga kali ke pipi kanannya.

Persekusi merupakan kasus yang saat ini kerap terjadi, yakni memburu seseorang atau sejumlah warga dengan sewenang-wenang, kemudian melakukan intimidasi dan kekerasan.

Abdul mengaku perlakuan kasarnya tersebut berawal dari sebuah status Facebook. Menurutnya, PMA telah menulis status yang membuatnya geram.

PMA, dalam statusnya di Facebook menurut Abdul telah mengejek ulama dan organisasi masyarakat tertentu. Karena status itulah Abdul merasa kesal karena agamanya diganggu.

Baca juga: Habib Rizieq Buron, Pria Ini Ancam akan Jadikan Tito Adonan Pempek. Begini Nasibnya Sekarang

“Saya kesal sama dia. Dia kenapa ganggu agama kita.” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Utara, Jumat (2/6/2017) kemarin, dilansir tribunnews.com.

Abdul yang mengaku sebagai anggota Front Pembela Islam (FPI) ini mengatakan bahwa dirinya benar-benar tak tahu bahwa PMA masih di bawah umur. Sebab, postur PMA terbilang besar.

“Mungkin kalau dia anak kecil atau sepantaran saya, mungkin saya tidak tega gitu, karena postur badan dia besar,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Abdul juga mengaku bahwa perbuatannya tersebut merupakan spontanitas.

Sebelumnya, PMA dikerumuni sejumlah orang yang sebagian mengenakan atribut ormas. Ia diminta menandatangani surat keterangan dengan tudingan menghina ulama dan organisasi. Saat itulah kepalanya dipukul dan pipinya ditampar oleh beberapa orang, termasuk Abdul.

Selain Abdul, polisi juga meringkus Mathusin (57) karena melakukan persekusi. Keduanya terbukti telah melakukan tindak kekerasan terhadap PMA yang masih di bawah umur. Keduanya diringkus setelah polisi mendapatkan laporan dari orang tua korban.

Menurut polisi keduanya memiliki peran masing-masing. Abdul dan mathusin melakukan pemukulan terhadap PMA saat diinterogasi di Kantor RW 03, Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Baca juga: Demian Tampil dalam AGT, Deddy Corbuzier Geram Setengah Mati. Ada Apa?

“Tersangka AM ini perannya memukul dengan tangan kirinya ke pipi kanan korban sebanyak tiga kali,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (2/6/2017) kemarin.

Sedangkan Mathusin berperan memukul kepala korban dengan tangan kanannya sebanyak satu kali.