Awas! Sekarang Ada Virus yang Diciptakan Khusus untuk Serang Data Berformat .Doc


© wpsos.io

SURATKABAR.ID – memang tidak ada yang salah jika sampai sekarang Anda atau orang lain tetap menggunakan software buatan Microsoft yang cukup termasyur, Ms Word di Microsoft Office Suite. Padahal jika mengetahui perkembangan dunia teknologi, ada banyak sekali aplikasi atau software bahkan yang disediakan tanpa harus menginstal di perangkat, sudah sangat banyak tersedia.

Contohnya saja, Anda dapat menggunakan Google Docs, Text Edit sampai dengan Evernote yang dapat digunakan sebagai pengganti atau alternatif lain dari Ms Word dan sejenisnya. Dan lagi, kesemua layanan tersebut disediakan secara gratis alias tanpa perlu membayar jika ingin menggunakannya. Tentunya sangan berbeda dengan Microsoft Office yang harus membeli produk tersebut terlebih dahulu agar dapat memakainya secara total.

Seperti yang diulas di Gizmodo.com (11/4/2017), sebagai pemberitahuan saja, sekarang ini ada kelompok perertas yang ternyata sudah menyebarkan malware atau virus buatannya untuk menyerang segala file dengan format.doc yang diberi nama Word macro virus.

Walaupun gaungnya belum terlalu menghebohkan sekarang ini, namun secara perlahan dikhawatirkan akan ada banyak sekali pengguna Ms Word yang bakal terjangkiti olehnya. Pencipta virus tersebut nampaknya memiliki alasan khusus kenapa membuat penyakit yang harus menyerang file berformat .doc.

Hal tersebut dikarenakan Microsot pada umumnya dan Ms Word pada khususnya adalah favorit, populer dan sangat sering digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia. Dikarenakan itulah, menjadi satu hal yang wajar kenapa mereka memilih menyerang produk buatan Microsoft daripada lainnya.

Menurut pakar IT di McAfee yang mendeteksi penyebaran Word macro virus itu menjelaskan bahwa jika di waktu-waktu sebelum ini banyak peretas yang mengirimkan file dengan format PDF atau juga EXE ke email seseorang, maka sekarang ini mereka lebih memilih untuk mengirimkan paket virusnya dengan format .doc. Bagi yang tidak mengetahui, maka akan membuka kiriman email berformat .doc tersebut dan secara otomatis virusnya akan menyebar ke dalam perangkat.