Dulu Disegani Lawan, Kini Penyerang Legendaris MU Ini Malah Begini Kondisinya


SURATKABAR.ID Garang didepan gawang, punya kecepatan dan juga memiliki insting mencetak gol yang sangat menakutkan. Itulah gambaran sederhana dari seorang legenda Manchester United Andrew Cole, atau akrab disapa dengan Andy Cole.

Namun garang di masa jaya nya, siapa sangka Cole kini malah bernasib miris.

Dilansir dari IndoSport, eks penyerang Manchester United Andy Cole sedang memulihkan diri di rumah sakit setelah menjalani cangkok ginjal, kata klub dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat (07/04/2017).

Cole, yang memenangi treble bersama United pada 1998/1999 dan mencetak 121 gol dalam 275 penampilannya di “Setan Merah,” menjalani cangkok sebagai bagian dari perawatannya untuk sindrom glomerulosclerosis segmental focal.

“Andrew dan keluarganya ingin berterima kasih kepada klub dan para penggemar untuk dukungan mereka. Mereka juga meminta agar ia dapat meneruskan perawatannya secara pribadi, dan meminta privasi mereka dihormati.” kata United melalui situs resmi mereka.

Baca juga: Belum Juga Dimulai, Liga-1 PSSI Sudah Dapat Sindiran Pedas dari Legenda MU Ini

Cole (45) didatangkan United dari Newcastle United pada pertengahan musim 1994/1995, dan mencetak lima gol saat mereka menghancurkan Ipswich Town dengan skor 9-0. Pada musim selanjutnya ia membantu United memenangi gelar, pada persaingan dengan Newcastle untuk perebutan mahkota juara.

Ia belakangan membentuk kemitraan yang tajam dengan Dwight Yorke.

Setelah meninggalkan United, Cole sempat bermain dengan Blackburn Rovers, Fulham, dan Manchester City, di mana ia total mengoleksi 187 gol di liga, hanya kalah dari Alan Shearer dan Wayne Rooney.

Sebelumya Cole juga sempat memberikan masukan kepada penyerang Everton asal Belgia  Romelu Lukaku, bahwa ia  harus melihat Luis Suarez sebagai panutan bila ingin menjadi pemain kelas dunia.

Masa depan Romelu Lukaku tengah tidak pasti setelah sang penyerang menolak perpanjangan kontrak dari Everton pada pekan lalu. Penyerang Belgia yang sedang bertugas internasional ini juga baru-baru ini mengatakan sudah memiliki keputusannya.

Namun dengan nama-nama klub besar seperti Manchester United dan Chelsea yang tertarik kepadanya, Andy Cole berpikir bahwa Lukaku masih memiliki banyak pekerjaan dan jalan panjang sebelum dia bisa dianggap sebagai pemain kelas dunia.

“Dia masih cukup muda. Dia baru 23 tahun,” ujarnya seperti dikutip dari Football Focus via Bola.

“Tapi dia punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saat anda berbicara tentang pemain nomor 9 terbaik di dunia, anda lihat Luis Suarez. Itu adalah level yang harus anda raih,” sambungnya. Dia masih belajar permainan. Dia memiliki gol, dia punya power, dia punya segalanya. Bila anda bila menyatukan semua itu bersama dalam beberapa tahun dia akan menjadi kelas dunia,” tandasnya