Amerika Siap Tuntut 4 Orang Dibalik Peretasan Massive di Yahoo


SURATKABAR.ID – Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah menetapkan 4 orang tersangka atas peretasan 1 miliar pengguna akun Yahoo. Salah satu tersangka berasal dari Kanada dan diperkirakan dalam waktu dekat akan segera di tahan.

Tiga lainnya adalah dua intelejen Rusia dan seorang lagi adalah peretas yang sangat kontroversional yang juga berasal dari Rusia. Sedangkan untuk pihak Yahoo sendiri menolak untuk dimintai keterangan mengenai hal tersebut.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Selasa (14/3/2017) mengumumkan jika jika akan memberikan keterangan pada Rabu, namun tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Meski begitu pada Kamis mereka membeberkan pada situs resmi Derpartemen Kehakiman AS.

Hasil investigasinya, keempat terdakwa menggunakan akses illegal untuk meretas ratusan juta akun Yahoo dan untuk mengamati gerak-gerik para jurnalis, pebisnis dan juga para pejabat pemerintahan.

Atas perbuatan tersebut, para terdakwa dikenai pasal berlapis dengan ancaman hukuman yang berbeda, diatas 30 tahun. Tentunya, hal tersebut cukup setimpal dengan kerugian yang disebabkan.

Serangan peretasan secara besar-besaran di Yahoo tersebut menyebabkan CEO Marissa Mayer meras bertangung jawab atas apa yang telah terjadi. Ia pun menjanjikan bonus tahunan dan hibah kepada karyawan Yahoo sepanjang tahun lalu.

Dan juga karena serangan peretasan yang luar biasa terhadap Yahoo tersebut, nilai akuisisi Yahoo oleh Verizon didiskon. Yahoo memberikan diskon sebesar US$ 350 atau setara dengan Rp 4.6 miliar. Dengan adanya diskon tersebut, Verizon hanya perlu mengeluarkan uang sejumlah US$ 4.48 miliar atau setara dengan Rp 59.7 triliun.

Padahal sebelumnya, Yahoo dan Verizon telah sepakat dengan menjual US$4.83 milir atau jika dikonversikan ke rupiah menjadi Rp 6.64 triliun. Wakil Presiden Eskekutif Verizon menyebutkan jika keputusan yang telah diambil oleh Yahoo tersebut sangat tepat dan strategis.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTerungkap! 6 Fakta Mengejutkan dari Sidang Kasus Korupsi e-KTP
Berita berikutnyaSetelah Macan Cisewu, Patung di Baturaja Juga Bikin Gagal Paham