Penahanan Sri Bintang Pamungkas Ditangguhkan


    SURATKABAR.ID – Sri Bintang Pamungkas akhirnya dibebaskan. Setelah mendekam di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya selama kurang lebih tiga bulan, tersangka kasus dugaan makar tersebut boleh pulang. Kabar tersebut disampaikan Ernalia, istrinya.

    “Iya, [dibebaskan] kemarin, Rabu [15/3/2017],” ujar Ernalia saat dikonfirmasi, Kamis (16/3/2017). Demikian sebagaimana direportasekan kembali dari Merdeka.

    Ernalia tidak memperinci secara detail terkait dasar pertimbangan polisi membebaskan Sri Bintang Pamungkas. Padahal, sebelumnya pihak polisi sempat menolak pengajuan penangguhan penahanan terhadap Sri Bintang Pamungkas.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono enggan bicara lebih jauh sehubungan dengan informasi tersebut. Dia justru berdalih akan menanyakan kepada penyidik perihal kabar pembebasan Sri Bintang.

    Baca juga: Dijadikan Tersangka Makar, Sri Bintang Pamungkas Bungkam, Tolak Jawab Semua Pertanyaan Penyidik

    “Nanti saya tanyakan dulu,” ucap Argo.

    Sejauh ini, Sri Bintang Pamungkas resmi ditahan pada 3 Desember 2016. Dia ditangkap di rumahnya, Depok. Sri Bintang ditangkap dengan tuduhan dugaan upaya makar melalui aksi masa 212. Dia ditahan bersama kakak beradik Rizal Kobar dan Jamran yang juga menjadi tersangka dugaan makar.

    Dalam hal ini, pihak kepolisian telah dua kali memperpanjang masa penahanan Sri Bintang yakni pada 23 Desember 2016 selama 40 hari, lalu 31 Januari 2017 selama 30 hari.

    Adapun pihak istri (Ernalia) sempat mengajukan permohonan penangguhan penahanan terkait suaminya, dikarenakan alasan kesehatan Sri Bintang yang menurun. Permohonan tersebut kemudian dikabulkan oleh kepolisian.

    Namun meski dibebaskan, yang bersangkutan tetap wajib lapor dengan ketetapan waktu tertentu berdasarkan keputusan tim penyidik.

    Menurut Argo, tidak menutup kemungkinan ke depannya Sri Bintang Pamungkas akan kembali dimintai keterangan, terutama yang menyangkut urusan penuntasan kasus dugaan makar tersebut.