Belum Ada Tempat di Bumi yang Cocok untuk Digunakan Simulasi Planet Mars


© pcwallart.com

SURATKABAR.ID – Pada tahun 2016, dua astronot yang satu berasal dari NASA (Amerika Serikat), yaitu Scott Kelly dan satu lagi dari Rusia, Mikhail Kornienko telah menyelesaikan tugasnya di International Space Station. Selama hampir satu tahun itu, kedua astronot tersebut mempelajari secara mendalam untuk merubah kesehatan fisik dan kesehatan psikologi mereka.

Terkait dengan hal itu, NASA memiliki misi “Journey to Mars” yang mana mereka mampu mengirimkan manusia ke planet Mars pada tahun 2030. Sayangnya, menurut laporan terakhir yang di terbitkan oleh Jurnal Space Policy, ada banyak sekali faktor yang membuat manusia tidak dapat tinggal di sana, salah satunya adalah perbedaan udara dengan di bumi.

“Kami tidak dapat meniru secara detail kondisi lingkungan di sana (Mars) agar dapat digunakan sebagai pembelajaran sebelum berangkat ke planet itu. Kita juga tidak mengetahui bagaimana karakter lingkungan sampai dengan mikrogravitasi serta radiasi di Mars,” ungkap Konrad Szocik, seorang peneliti Universitas teknologi informasi dan Manajemen di Rzeszow, Polandia, seperti yang dikutip dari Space.com (11/3/2017).

Szocik berpendapat bahwa di tempat manapun di bumi, bahkan di Antartika yang sering kali digunakan sebagai tempat simulasi juga belum dapat disamakan dengan karakter di planet lain. Jadi, Szocik mengatakan bahwa Space Station atau Antartika tidak dapat digunakan sebagai tempat percobaan bahkan sebagai parameternya.

Walaupun begitu, Szocik tidak serta merta mengatakan bahwa berlatih simulasi di tempat-tempat ekstrem di bumi seperti di Antartika adalah suatu hal yang sia-sia belaka, dia mengatakan bahwa ada benarnya untuk mencoba berlatih di sana sebagai latihan kekebalan tubuh dan adaptasi tubuh serta pikiran.

Hal tersebut dianggap perlu karena secara emosional, seseorang berada di tempat baru, apalagi di Mars, akan mengalami masalah, terutama terkait masalah mental dan fisiknya.