Sandiaga Uno Membidik Kawasan Padat Penduduk Sebagai Aksi Kampanye


sandiaga uno

Menjelang Pilkada DKI 2016, para cagub dan cawagub berlomba-lomba menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah Sandiaga Uno. Sandiaga Uno mencoba mendapatkan dukungan dengan cara berkampanye di pemukiman penduduk yang padat di Jakarta pada hari Senin (31/10/2016).

Sepanjang hari, Sandiaga berkunjung dan mendengarkan aspirasi warga. Misalnya, saat bertemu salah satu warga di Jalan Kartini IX RT 03 RW 03, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kesempatan warga untuk bertemu dengan Sandiaga menjadi salah satu cara untuk menyampaikan keluh kesahnya sebagai warga Jakarta selama ini, seperti masalah lapangan pekerjaan, harga kebutuhan pokok, kekhawatiran akan penertiban pemukiman, lapak berdagang, masalah pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Sandiaga pun berjanji akan mengatasi semua permasalah tersebut.

Sandiaga berjanji apabila terpilih di Pilkada DKI Jakarta 2017, ia akan memberdayakan pedagang kaki lima.

“Ke depan PKL tidak diberi surat terus, ditata justru diberi tempat jual, dikasih jam biar tidak mengganggu ketertiban umum. Kalau Gubernurnya Anies-Sandi, kita berdayakan kaki lima” kata Sandiaga yang dilansir oleh Kompas.com.

Dari Sawah Besar, Sandiaga bergeser menemui warga di Kelapa Gading Barat. Sandiaga pun mendengar keluh kesah yang sama.

Kompas.com mengutip bahwa Sandiaga Uno telah mengetahui bahwa kawasan Kelapa Gading Barat merupakan kantong suara pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Saiful Hidayat.

“Saya dengar kalau Kelapa Gading Barat itu warga tidak akan menerima Anies-Sandi disini”, ucap Sandiaga kepada awak media pada hari Senin(31/10/2016).

Pada Pilkada DKI 2012, warga Kelapa Gading Barat memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Jokowi. Namun, setelah melihat sambutan warga, Sandiaga optimis bahwa ia akan mendapatkan dukungan suara dari warga di kawasan Kelapa Gading Barat, khususnya di RW 04.

“Ternyata disini warga lebih antusias, lebih didengar aspirasinya dan minta diperjuangkan,” ujar Sandiaga.

Di akhir kunjungannya, Sandiaga menemui warga Jalan Lempuk, di RW 13, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Sandiaga Uno juga mensosialisasikan visi dan misinya di beberapa kunjungan sebelumnya serta mengunjungi pasar malam di lokasi tersebut. Usai kunjungannya ke pasar malam, Sandiaga berjanji bahwa apabila dirinya terpilih sebagai cawagub DKI, ia akan membuat pasar malam di beberapa tempat lain di ibukota dan tentu saja dilengkapi dengan penataan yang baik dan rapi. Sandiaga berpendapat bahwa pasar malam adalah salah satu bentuk ekonomi kerakyatan.

“Ini bisa jadi ciri khas di Jakarta seperti kota besar lain di Paris atau New York, ada seperti ini. Jadi PKL jangan digusur-gusur tapi ditata dengan baik,” ucap Sandiaga.

Lewat kunjungannya ke masyarakat, Sandiaga menyimpulkan bahwa warga butuh perhatian dari pemimpinnya.

“Pendapat saya warga merasa perlu diperhatikan terutama di sini (Penjaringan). Mereka ingin mempunyai pemimpin yang datang bertatap muka dengan warga setempat” ujar Sandiaga.

Sandiaga perlu bertemu dan mengklarifikasi mengenai Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Itu tadi kita sudah kasih tahu bahwa kita komit terhadap pendidikan. Kita akan lebih baik dan KJP akan kita teruskan. Kita enggak pernah punya kebijakan untuk nyetop KJP,” ujarnya.