Dulu Sering Cibir Prabowo, Anies Baswedan Kini jadi Cagub dari Gerindra


anies-dan-sandiaga

Secara resmi akhirnya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi dan mengusung pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uni sebagai calon gubernur serta wakilnya di Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

Pemilihan kedua calon tersebut dilakukan setelah digelar sebuah rapat antara kedua partai selama 3 hari berturut-turut di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Sukbianto di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Prabowo menjelaskan bahwa pemilihan dan memutuskan Anies dan Sandiago sebagai wakil kedua partai untuk bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2017 karena dianggap sesuai dengan aspirasi masyarakat DKI Jakarta dan Indonesia.

“Setelah melalui suatu proses yang sangat panjang, bahkan dikatakan sudah berjalan lebih dari delapan bulan. Dari Gerindra dan PKS telah menjalankan fungsi kami sebagai pembawa aspirasi rakyat, tugas kami adalah untuk membawa aspirasi rakyat,” ujar Prabowo, seperti yang dikutip dari merdeka.com (23/9/2016).

Penunjukan dan konfirmasi resmi atas pengusungan kedua calon itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di depan puluhan para wartawan yang sudah menunggu lama.

“Wacana dari komunikasi yang kita bangun sekarang kurang lebih seperti itu. Kita juga dialog dan diskusi, bagaimana visi Anies di Jakarta,” jelas Fadli Zon, seperti yang dilansir oleh Republika (23/9/2016).

Satu hal yang membuat unik dalam pengutusan Anies sebagai wakil dari Gerindra-PKS adalah saat Prabowo bersaing dengan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2014 lalu, Anies adalah salah seorang dari tim juru kampanye Jokowi yang notabene pesaing Prabowo.

Pada waktu itu, Anies sempat melontarkan pernyataan yang sangat menyinggung Prabowo dan tim kampanyenya serta para partai yang mendukungnya.

Anies mengatakan bahwa Prabowo-Hatta didukung oleh kelompok mafia yang sering terbelit kasus korupsi dan menyusahkan masyarakat Indonesia, seperti korupsi migas, haji, Alquran, impor daging sampai dengan bencana lumpur Lapindo.

Dia melontarkan pernyataan tersebut pada saat diadakan konferensi pers di program Jokowi-JK di Hotel Holiday Inn, Bandung pada tanggal 3 Juli 2014.

Direktur Eksekutif Indobarometer, M Qodari menjelaskan bahwa di tahun 2014, Prabowo dan Anies adalah ‘musuh,’ namun sekarang dengan kebesaran dan kemurah hatian Prabowo, Anies justru diangkat sebagai wakil partainya yang berkoalisi dengan PKS untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.

“Saya senang sekali dengan Pak Prabowo. Dia murah hati, semua orang yang pernah memusihinya dia justru dikasih tempat sama dia,” kata Qodari.