Prabowo jadi Capres Lagi 2019, Fadli Zon: Sangat Yakin Menang


prabowoNegara Indonesia sangat menjunjung tinggi demokrasi. Berbagai pilihan dalam menyelesaikan suatu persoalan, menentukan pimpinan dan yang lainnya didasari dengan asas demokrasi, sehingga setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat atau pilihannya.

Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden yang tak lama lagi akan dilaksanakan tepatnya pada tahun 2019 mendatang. Oleh karenanya seluruh partai politik telah mengambil ancang-ancang sejak dini untuk mendapatkan kekuasaan dalam struktur pemerintahan. Terlebih lagi, pemilihan itu berbarengan dengan pemilihan legislatif (pileg). Hal ini tentunya menjadi ajang pesta demokrasi yang sangat seru.

Partai Gerindra adalah salah satu partai yang telah menyusun strategi untuk maju dan menghadapi pilpres 3 tahun mendatang. Kabarnya, Partai Gerindra akan mengusung kembali ketua umumnya, Prabowo Subiyanto sebagai calon Presiden RI periode 2019-2024.

“Kita fiks, kembali mencalonkan Pak Prabowo sebagai calon presiden,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon saat berkunjung ke merdeka.com, Kamis (16/9) kemarin, seperti yang dilansir dari merdeka.com.

Menurut Fadli Zon, Prabowo adalah calon yang sangat layak untuk kembali maju dalam Pilpres 2019 yang akan datang. Nyatanya, Fadli Zon mempunyai keyakinan yang cukup besar terhadap partainya yang akan mengalahkan partai saingannya, PDIP dalam pertempuran sengit di Pilpres nantinya.

“Kita sangat yakin menang,” ungkap Fadli Zon, dikutip dari dkisatu.web.id.

Sebagaimana aturan dalam Pilpres, Fadli Zon pun tidak akan memaksakan diri. Dia akan terima segala keputusan dalam revisi RUU Pemilu nanti. Termasuk di dalamnya soal threshold, dirinya tidak begitu cemas akan hal itu.

“Mau threshold 7 persen pun, kita tidak masalah. Kita oke saja,” sambung Fadli optimis, dilansir dari kepolink.com.

Dalam faktanya yang  diketahui oleh masyarakat pada umumnya, saat ini pemerintah pusat sedang menyelesaikan draft revisi UU Pemilu untuk dibahas di DPR. Salah satu hal penting yang dinanti-nanti adalah aturan threshold, atau berapa jumlah perolehan suara parpol yang berhak ikut andil dalam ajukan calon presiden dan calon wakil presiden. Apakah hal tersebut mengacu pada Pemilu 2014, ataupun parpol yang berhasil lolos di DPR dapat mengajukan calon sendiri, yang masih dalam perdebatan panjang.

Partai Golkar pun tidak mau kalah, mereka juga telah jauh-jauh hari mendeklarasikan diri untuk mendukung  dan mengusung kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam Plipres di 2019 mendatang. Sementara yang lain, belum dapat memutuskan dan mengambil langkah.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTerbongkar! Ini Perwira Polisi yang Menerima Aliran Uang dari Gembong Narkoba
Berita berikutnyaFotonya Disebar Petugas Imigrasi, Miyabi Mengamuk. Foto Apa, Ya?