Ini Sebabkan Ratusan Sapi dan Rusa Mati Seketika


sapiSebanyak ratusan ekor rusa mati seketika setelah tertimpa sebuah sambaran petir di taman nasional Norwegia. Berdasarkan foto-foto yang dirilis oleh Badan Lingkungan Norwegia pada Minggu (28/8/2016) kemarin menunjukkan, sedikitnya 323, termasuk 70 ekor anak sapi ekor hewan telah menjadi bangkai yang tersebar di sebuah kawasan sempit yang terisolasi di Taman Nasional Hardangervidda.

Dirilis oleh kantor berita Associated Press yang dilansir oleh kompas.com pada Senin (29/8/2016) melaporkan, kematian ratusan rusa tersebut yang diakibatkan oleh sambaran petir telah mengagetkan dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut situs resmi Hardangervidda, taman tersebut memiliki kawanan rusa liar dan terbesar di Eropa. Salah satu petugas taman nasional tersebut menyaksikan banyak bangkai bertebaran setelah badai berlalu.

Ribuan rusa yang berada di taman nasional itu biasanya bermigrasi melintasi dataran tandus Hardangervidda ketika musim berganti.

Video dan foto yang dirilis oleh Hardangervidda memperlihatkan ratusan hewan berserakan di sebuah bukit dan lembah di dataran tinggi Hardangervidda, Norwegia tengah.

Di kawasan tersebut, satwa liar memang kerap menjadi korban sambaran petir. Namun pihak Badan Lingkungan Norwegia menyatakan kejadian yang terparah baru kali ini.

Juru bicara Kjartan Knutsen mengatakan pihaknya belum pernah menemukan begitu banyak korban sekaligus.

“Kami belum pernah melihat jumlah yang begitu banyak. Ini sangat besar,” kata Knutsen, dikutip dari CNN yang diperoleh dari beritasatu.com.

Ketika cuaca buruk yang terjadi pada Jumat (26/8/2016), rusa cenderung untuk tinggal sangat dekat satu sama lain dalam cuaca buruk. Itu sebabnya mengapa ada banyak binatang yang tewas sekaligus.

“Itulah kenapa serangan petir bisa mematikan begitu banyak,” lanjutnya.

Kabarnya, wilayah tersebut sepi pengunjung, bangkai rusa tersebut ditemukan karena kebetulan saat kajadian sedang musim berburu rusa di Norwegia.

Knutsen menyebutkan ada lima ekor rusa yang masih hidup ketika petugas pengawas datang, namun akhirnya terpaksa dibunuh karena kondisinya sangat buruk.

Melihat kejadian liar biasa ini, Badan Lingkungan lantas mengambil sampel dari bangkai binatang itu untuk melakukan penyelidikan lebih jauh.

“Kami tahu mereka tewas karena petir, namun pengujian ini tetap dilakukan demi sains,” ujarnya.

Hingga hari Senin (29/8/2016), berbagai bangkai rusa tersebut masih berada di taman nasional itu.

Kasus seperti ini bukanlah pertama kali terjadi. Sebelumnya kawanan besar satwa mati sekaligus karena petir. Sebanyak 68 ekor sapi mati karena satu sambaran petir di Australia pada tahun 2005.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKisah Waria Asal Lumajang Naik Haji
Berita berikutnyaMantap! Siapa Sangka Ternyata Kopi Terbaik Dunia Berasal dari Jabar