Fakta Baru Pemeran Video Syur Banjarmasin, Bukan Orang Biasa dan Tak Bisa Dijerat Hukum


SURATKABAR.ID – Kasus video m***m sepasang kekasih di Banjarmasin yang beredar luas di media sosial beberapa hari belakangan ini sukses menggemparkan publik. Kedua pemeran dalam video dewasa tersebut diketahui bukan orang sembarangan.

Usai publik dihebohkan dengan kasus video Vina Garut, kini video panas berdurasi pendek kembali meramaikan topik pemberitaan. Video syur yang diberi judul ‘Video M***m Mahasiswa Uniska’ tersebut viral setelah beredar luas melalui aplikasi WhatsApp dan Twitter sejak sepekan yang lalu.

Dilansir Grid.ID dari laman Kompas.com pada Senin (2/9/2019), pemeran pria diketahui berinisial G. Ia yang merekam adegan hubungan badan yang dilakukannya bersama gadis berinisial N layaknya pasangan suami istri tersebut.

Keduanya ternyata berprofesi sebagai model yang namanya cukup dikenal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selain itu, N juga merupakan selebgram dan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di kotanya.

Baca Juga: Ramai Beredar Koleksi Video Syur Pasangan Kekasih di Banjarmasin, 2 Pemeran Beri Pengakuan Mengejutkan

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Ade Papa Rihi mengungkapkan, pemeran pria dalam video layak sensor tersebut telah melapor ke polisi, pada Sabtu (31/8) lalu.

“Sudah ada laporan, dia merasa sebagai korban. Video itu kan sebagai koleksi mereka, diduga ada yang sengaja menyebarluaskan,” tuturnya dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Hingga kini, Ade menjelaskan, kasus beredarnya video asusilatersebut masih dalam tahap penyelidikan. “Kan ini masih lidik, kita akan melihat siapa sebenarnya melakukan penyebaran video ini. Bisa mungkin mereka sendiri yang menyebarkan atau orang lain,” tuturnya.

Dari informasi yang berkembang, G merekam perbuatan tak pantas antara dirinya dengan N, tunangannya di salah satu hotel di Banjarmasin. Setidaknya ada dua video syur mereka yang terlanjur menjadi konsumsi publik dengan durasi 14 dan 18 detik.

Tidak Bisa Dijerat Hukum

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengungkapkan bahwa kedua pemeran dalam video dewasa Banjarmasin yang viral tersebut tidak dalam dijerat secara hukum. Pasalnya mereka berdua merupakan korban.

Baik pemeran wanita maupun pria yang merupakan tunangan dalam video dewasa tersebut melakukannya atas dasar suka sama suka.

“Kalau masalah mereka berhubungan sepanjang itu dia melakukan suka sama suka tidak ada masalah dari sisi hukum, walaupun secara agama itu melanggar,” ungkap Ade ketika dihubungi, pada Minggu (1/9) kemarin.

Lebih lanjut Ade menegaskan, pihaknya tengah fokus menangkap penyebar video tersebut. Pihak penyidik juga telah mengantongi keterangan dari pemeran pria dalam. Nantinya keterangan G akan dijadikan bukti untuk memburu pelaku penyebar video.

“Kita sudah minta keterangan kepada dia, tunggu saja, tindak pidananya kan penyebarannya, bukan pemerannya. Kita masih lakukan pendalaman (memeriksa barang bukti HP), kita juga cari tahu ada berapa detail video yang beredar,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan digemparkan dengan beredarnya dua video berdurasi 14 dan 18 detik yang mempertontonkan adegan hubungan suami istri oleh pasangan kekasih.