Diejek Gendut Saat Minta Es Krim, Gadis Ini Tusuk Kekasihnya dengan Gunting Hingga Tewas di Tempat Umum


SURATKABAR.ID – Es krim, tak seorang pun sanggup menolak dessert satu ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semua sangat menyukainya. Apalagi ketika cuaca sedang panas-panasnya. Wah, es krim pasti menjadi primadona berkat rasanya yang manis dan dingin dengan tekstur lembut.

Sama sekali tidak bisa dibayangkan jika hanya gara-gara es krim bisa menyebabkan seseorang dibunih.

Ya, seperti yang ditukil laman Grid.ID dari TVBS, belum lama ini terjadi sebuah kasus oembunuhan yang melibatkan makanan dingin favorit banyak orang ini. Kasus oembunuhan tersebut terjadi di Henan, Tiongkok, pada Rabu (14/8) lalu.

Semua itu berawal ketika sepasang kekasih sedang berjalan-jalan di kawasan perbelanjaan. Saat itu siang hari cuaca sedang terik-teriknya. Tak tahan berpanas-panasan, si gadis meminta sang kekasih untuk membelikannya es krim.

Baca Juga: Tahu Pacarnya Tidak Sengaja Buang Air di Celana Saat Kencan, Respon Si Pria Tak Terduga

Akan tetapi, sudah tidak menuruti permintaan pacarnya, sang pria malah melayangkan ejekan pada gadis tersebut. “Badanmu sudah gendut, masih mau makan es krim?” ucap si pria, seperti yang dikutip dari TVBS via World of Buzz.

Mendengar kata-kata menyakitkan itu keluar dari mulut pria yang dicintainya, ekspresi si gadis langsung berubah dipenuhi amarah. Namun demikian ia tak mengatakan apa pun. Ia lalu masuk seorang diri ke sebuah toko.

Dan di toko tersebut ia membeli gunting. Setelah membayar gunting yang dibelinya di kasir dan keluar dari toko, si gadis langsung menyarangkan tusukan ke tubuh kekasihnya menggunakan gunting yang baru saja ia beli.

Mendapatkan tusukan dari benda tajam sebanyak 4 kali dari si gadis, pria malang tersebut tak dapat berkutik. Ia langsung jatuh tersungkur dengan tubuh yang dipenuhi darah.

Aksi kejam tersebut dilakukan si gadis tepat di keramaian. Para pejalan kaki yang saat kejadian kebetulan lewat menyaksikan adegan penbunuhan antar kekasih itu dengan mata kepala sendiri. Mereka pun langsung menghubungi pihak berwajib.

Mendapatkan laporan telah terjadi aksi kejahatan yang sampai menyebabkan nyawa seseorang terancam itu, polisi bergegas menuju lokasi untuk melarikan korban ke rumah sakit terdekat agar segera mendapat pertolongan medis. Sayang, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Karena telah kehilangan banyak darah, korban akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan pelaku yang tak lain merupakan kekasih korban pun langsung diamankan aparat karena mencoba kabur.

Menurut hasil penyelidikan sementara, pasangan kekasih tersebut baru berpacaran kurang dari satu bulan.

Dan hingga kini, pihak kepolisian setempat masih terus berupaya mendalami kasus oembunuhan tersebut.