Janji Imam Nahrowi ke Koko, Anak Yatim yang Gagal Jadi Paskibra Diduga “Dijegal” Anak Pejabat


SURATKABAR.ID – Viralnya kisah Koko Herdiansyah yang gagal menjadi pasukan pegibar bendera pusaka (paskibraka) di Kabupaten Labuanbatu, Sumatra Selatan sudah terdengar oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Menpora Imam Nahrowi. Bahkan, menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja Jokowi tersebut sudah menghubungi Koko melalui video call.

Koko mengaku mendapatkan dukungan yang besar dari Imam Nahrowi. Dilansir dari Tribunnews.com, Koko seperti memiliki semangat dan optimisme baru untuk mendapatkan sertifikat paskibraka. Karena memang hal tersebut menjadi salah satu tujuannya. Ia menginginkan sertifikat paskibra supaya kelak dipermudah untuk bisa masuk ke dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca juga: Usai Viral Anak Yatim Gagal Jadi Paskibra Diduga ‘Dijegal’ Anak Pejabat, Kini Muncul Surat Terbuka untuk Menpora!

“Ceritanya cuma ngasih motivasi, semangat terus, jangan pernah takut, terus maju dan dari pihak pemerintah sedang menindaklanjuti ini semua pak,” ucap Koko.

Singkat cerita, Kamis (15/8/2019) Imam Nahrowi mengunggah tengah melakukan video call dengan Koko di akun Instagramnya. Di dalam unggahannya tersebut, Imam Nahrowi awalnya menanyakan kondisi Koko yang gagal melaju jadi paskibraka.

Ia juga menanyankan statusnya saat ini apakah dipanggl paskibraka. Tak lupa, dalam caption Instagramnya, Imam Nahrowi berdoa untuk masalah yang sekarang ini sedang membelit Koko.

Baca juga: Menyusul Video Viral Anak Yatim yang Gagal Jadi Paskibra, Kini Muncul Klarifikasi Koko Ardiansyah

Masih jelas dalam ingatan, sebelumnya viral kisah Koko yang ramai diperbincangkan di berbagai media sosial. Ia mengaku gagal menjadi paskibrakat lantaran diduga digeser dan digantikan oleh anak bupati.

Dikonfirmasikan ke Kabid Pemuda Dispora Labuanbati, Awaluddin Siangian, kebijajan tersebut datangnya langsung dari bupati sendiri. Namun setelah ditanya mengenai Koko, Awaluddin enggan menjawa perihal tersebut lantaran mengaku bukan wewenangnya.

Kisah Koko ini sudah viral dan menjadi bahan pergunjingan banyak orang. Tidak sedikit netizen yang merasa simpati dengan apa yang terjadi dengan Koko. Karena bisa dibilang Koko diputuskan untuk tidak menjadi paskibraka tanpa pemberitahuan sebelumnya. Banyak dukungan mengalir deras ke Koko.