Video Oknum Polisi Jejalkan Surat Tilang ke Mulut Pengendara Wanita Viral, Begini Penjelasan Kasatlantas


SURATKABAR.ID – Gara-gara sumpal mulut seorang pengendara wanita dengan surat tilang, aksi oknum polantas langsung ramai dibicarakan di media sosial. Pasalnya dalam video jelas terlihat ada arogansi dari tindakan oknum tersebut.

Dan setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada aparat kepolisian, kebenaran pun terungkap. Karena rupanya dalam video yang memperlihatkan seorang petugas polisi lalu lintas dan seorang wanita terlibat adu mulut.

Karena ternyata, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com, pada Selasa (6/8/2019), si pengendara wanita dalam video viral di media sosial, baik Instagram maupun YouTube, tersebut menolak ditilang hanya karena permasalahan lampu.

Akan tetapi petugas polisi lalu lintas tersebut bersikeras untuk melakukan tindakan dengan penilangan dan berupaya keras memberikan secarik kertas warna biru. Cekcok pun semakin menjadi lantaran petugas mendapati bahwa si wanita mengambil rekaman akan kejadian tersebut.

Baca Juga: Demam Avengers, Iron Man Hingga Captain America Tilang Pengendara di Daerah Ini

“Yang lain tak ditangkap. Perkara ini aja nyah. Iya memang, aku rekam ini. Kami tahu, ya, udah lah,” ujar si wanita di dalam video.

Meski memang tidak merekam seluruh kejadian karena selebihnya video tersebut hanya merekam aspal jalan raya, video tersebut sempat memperlihatkan sebagian badan seorang aparat kepolisian tak jauh dari pengendara wanita itu.

Sempat terdengar suara wanita mengumpat dan menyebutkan nama binatang di dalam rekaman tersebut.

“Gak usah paksa-paksa aku. Bagus-bagus kau. Ah, ke mulutku itu kau tarik,” kembali terdengar suara seorang wanita yang ngotot merasa tidak bersalah.

Dari hasil penelusuran di media sosial, diketahui bahwa video tersebut kali pertama kali dibagikan oleh pemilik akun media sosial Instagram, @joniarnainggolan, pada 14 Juli lalu. Ia memberikan judul ‘#viral : oknum lantas Polrestabes Medan kasar. Memasukkan surat tilang ke mulut si ibu pengendara’.

Terkait video viral tersebut, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini buka suara memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu sebenarnya terjadi pada bulan Mei yang lalu. Pada saat itu petugas menilang pengendara tersebut karena lampu, tetapi si wanita menolak.

“Waktu itu dia enggak terima ditindak hanya gara-gara lampu, sementara di sebelahnya ada pelanggaran dan di situ juga ada petugas. Di situ dia maki-maki petugas, kok. Jangan lihat di satu sisi saja,” papar Juliani, pada Jumat (2/8) lalu.

Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, di lokasi, yakni di pos Wisma Banteng, pengendara wanita tersebut juga tidak sendirian. Beberapa petugas polisi lainnya ada di sana. Dan si wanita juga pada akhirnya tetap membayar denda tilang melalui bank.

“Setelah itu, begitu ditilang ibu itu sadar dan langsung datang ke kantor di Lapangan Merdeka, langsung minta maaf ibu itu. ‘Waduh maaf lah, Pak, saya tadi emosi’. Tapi video itu sudah di-share ke mana-mana sama pihak-pihak lain,” jelasnya kemudian.

Sementara itu, terkait video yang sampai beberapa kali dibagikan ulang itu, Juliani mengungkap bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sikap kami, mungkin kami akan selidiki ya, apa motif orang mengulang-ulang video itu. Itu kan video sudah beberapa waktu lalu, itu juga sepihak. Tak mungkin lah, surat tilang itu, sampai katanya disumpal. Ditaruh di mulutnya,” pungkasnya tegas.

Berikut videonya: