PPP Sebut Gerindra Pantas Masuk Kabinet, Andi Arief: Nggak Ketemu Akal Partai 4 Persen Menawarkan Menteri


SURATKABAR.ID Politisi Partai Demokrat Andi Arief memberikan komentar cukup pedas perihal pernyataan Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani yang mengatakan jika Partai Gerindra pantas untuk ditawari masuk kabinet presiden Joko Widodo (Jokowi) – KH. Ma’ruf Amin.

Andi menilai jika Presiden adalah pihak yang punya kewenangan untuk membagikan pos Menteri.

“Tanggal 27 Juni 2019 sudah ada Presiden hasil Pemilu. Setelah itu Presiden akan bentuk kabinet. Hanya Presiden yang berhak menentukan menterinya. Kalau ada tawaran dari pihak lain seperti Sekjen PPP, itu tawaran palsu. Logikanya nggak ketemu akal, partai 4 persen menawarkan menteri,” kata Andi Arief. Cuitan Andi telah mendapat penyesuaian, dikutip dari detik.com.

Arsul sendiri menilai jika Andi salah dalam menangkap maksunya. Ia menepis tudingan jika partainya menawarkan posisi Menteri.

“Salah memahami yang baca terus menyimpulkan bahwa PPP menawarkan menteri. Yang saya bilang adalah bahwa partai-partai di TKN termasuk PPP tidak menutup pintu jika Gerindra ditawari Pak Jokowi masuk koalisi karena kami menghormati Gerindra yang sudah bersikap gentle dalam kontestasi pilpres ini dengan menempuh jalur hukum dan tidak tiba-tiba pengin belok di tengah jalan ketika seluruh tahapan pilpres belum selesai,” jelas Arsul Sani.

Ia paham jika yang memiliki hak untuk menentukan siapa yang akan diangkat Menteri adalah presiden. “Kalau soal hanya Presiden yang berhak menawari menteri maka anak kecil juga tahu itu,” sebut Arsul.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDitanya Soal Sunat, Jawaban Deddy Corbuzier Bikin Ngakak
Berita berikutnyaBlak-Blakan, Ternyata Ini Alasan Sulli Suka Pamer Foto Tanpa Pakai Bra