Mbah Mijan: Bangku Yuyun Lembab Karena Dia Sering Menangis di Situ


Mbah-Mijan-Bangku-Yuyun-Lembab-Karena-Dia-Sering-Menangis-di-Situ[1]

Masih belum hilang kasus p*********n disertai pembunuhan yang dilakukan 14 pria terhadap seorang korban bernama Yuyun di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, ternyata ada kisah mistis yang terus mengikuti kasus tersebut.

Hal berbau mistis yang terjadi setelah kematian Yuyun yang tercatat sebagai salah satu siswi di SMPN 5 Satu Atap Padang Ulak Tanding (PUT) di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, tersebut adalah meja yang sering dia duduki saat mengikuti pelajaran selalu nampak lembab dan terkesan basah.

Menurut siswa lain atau juga para guru, walaupun sudah dilap dan dibersihkan, bangku tersebut tetap saja lembab. Oleh karenanya, tidak ada siswa lain yang mau berada di posisi di mana bangku itu berada atau pindah untuk menduduki tempat belajar Yuyun sebelumnya.

Para siswa atau teman sekelas Yuyun merasa ketakutan dengan fenomena ganjil tersebut dan merasa bahwa arwah Yuyun masih ada dan menghantui kelas mereka.

Dikarenakan hal itu, pihak sekolah berinisiatif dengan mengganti bangku yang sering ditempati Yuyun tersebut dengan bangku lain dan memasukkan bangku lama itu ke gudang. Uniknya, walaupun sudah diganti dengan yang baru, tetap saja tidak ada siswa yang berani pindah ke bangku tersebut dan merasakan aura tidak nyaman ketika berada di sekitarnya.

Dikarenakan hal tersebut, seorang praktisi supranatural sekaligus paranormal, Mbah Mijan, penasaran dan mencoba untuk menguak sisi mistis yang terjadi.

Untuk mengetahui dan menguak hal ganjil itu, Mbah Mijan melakukan mediumisasi dan mencoba berkomunikasi langsung dengan arwah Yuyun yang menurutnya masih ada di tempat tersebut. Walaupun tidak menjelaskan secara detail, Mbah Mijan mengatakan bahwa bangku yang dulunya digunakan itu selalu lembab karena air mata Yuyun selalu membasahinya ketika datang ke kelas.

“Meja Yuyun sebenarnya bukan basah kuyup tapi basah lembab. Ini adalah air mata kesedihan secara residual activity,” ujar Mbah Mijan melalui akun Twitter pribadinya, @mbah_mijan.

Mbah Mijan juga mengatakan bahwa sebelum 41 hari, khori dari Yuyun akan tetap ada dan terus datang ke tempat tersebut. Oleh karenanya, disarankan untuk mengembalikan meja dan bangku yang telah disimpan di gudang untuk diletakkan kembali ke tempat semula serta mengirimkan doa bersama agar arwah remaja putri itu dapat tenang.

“Kenapa teman-teman menjauhi saya,” lanjut Mbah Mijan dalam akun Twitternya menirukan pesan hasil komunikasinya dengan Yuyun.

Memang Mbah Mijan tidak menyalahkan pihak manapun yang mengganti bangku itu dengan yang baru, karena pada dasarnya orang awam akan merasa takut juga resah jika mendapati sesuatu yang ganjil dan tidak pernah ada sebelumnya.

Akan tetapi, Mbah Mijan berharap agar bangku tersebut dapat dikembalikan lagi di tempat semula sebelum 41 hari dan setelah itu, semua akan kembali normal.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaSvD Tiba di Bandung, Belencoso ke Singapura
Berita berikutnyaRumah Tangga David ‘Noah’ dan Gracia Indri Retak Karena Tuah Sumpah Bella Sophie?