Apakah Benar “Rudal” Pria Ukurannya Menyusut Karena Bertambahnya Usia?


SURATKABAR.ID – Ketika seseorang bertambah usia dan beranjak tua maka akan banyak terjadi perubahan pada fisiknya. Apakah perubahan tersebut juga terjadi pada organ genital pria?

Seperti dilansir dari laman Metro via viva.co.id, ‘rudal’ pria seperti juga bagian tubuh lainnya, tak terhindar dari proses penuaan. Saat usia bertambah, ternyata ‘rudal’ itu juga akan berubah ukuran. Hal ini salah satunya karena semakin tua, makin berkurang pula hormon testosteron dalam tubuh.

Selepas melewati usia 40 tahun akan teradi perubahan ukuran, hal itu dikarenakan hormone testoteron akan berkurang secara substansial. Ketika terlalu banyak lemak di ‘senjata’ pria tersebut, maka kulitnya dapat mulai melorot dan secara efektif membuat alat vital lebih kecil.

Tapi jangan panik,’rudal’ itu tidak akan langsung menyusut dalam semalam. Dan semakin sehat seseorang maka semakin besar pula peluang untuk mempertahankan ukuran normalnya. Namun, sayangnya beberapa pria juga akan mengalami penyusutan permanen karena kulit mereka kehilangan elastisitas juga kolagen dan sel-sel sehat juga akan semakin menurun kualitasnya.

Bertambahnya usia membuat organ genital pria akan melengkung. . Lekungan ini disebabkan oleh kondisi yang dikenal sebagai penyakit Peyronie, di mana jaringan parut berserat menumpuk di dalam Mr. P. Ini disebabkan oleh cedera atau patah tulang saat berhubungan badan dan biasanya menyerang pria berusia 40 hingga 60 tahun.

Tidak hanya itu, menurut British Association of Urological Surgeons, impotensi terjadi pada 50 hingga 55 persen pria berusia antara 40 hingga 70 tahun, tetapi itu tidak terbatas pada kelompok usia ini. Penyebab disfungsi e****i bisa fisik, neurologis atau keduanya. Saat rudal tidak dapat ereski dan bertahan saat ini dan nanti mungkin adalah suatu yang normal dan dapat disebabkan oleh stres, kecemasan atau terlalu banyak alkohol.

Namun, jika itu sering terjadi, ada kemungkinan masalah ini disebabkan oleh masalah hormon, tekanan darah tinggi atau pengobatan. Memiliki disfungsi e****i dapat sangat memengaruhi kesehatan mental. Beberapa pria mungkin juga memperhatikan bahwa testis mereka akan mulai terkulai, yang sebagian disebabkan oleh kurangnya elastisitas kulit.

Untuk mempertahankannya, Anda dapat melakukan latihan khusus untuk mengangkat skrotum. Beberapa pria juga memilih untuk mendapatkan prosedur bedah untuk mengubah droop (dikenal sebagai scrotoplasty) meskipun ini memiliki risiko sendiri dan tidak boleh menjadi tempat tujuan pertama.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaCantik Itu Menyakitkan! 5 Tekhnologi Kecantikan Jaman Dulu yang Bikin Merinding
Berita berikutnyaMomen Langka! Inilah Deretan Foto Tommy Soeharto dan Mantan Istri Saat Dampingi Anaknya Wisuda