Menhub Larang Terbangkan Balon Udara, Polisi Wonosobo Ciduk Enam Warga


SURATKABAR.IDKementrian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa pemerintah melarang warga menerbangkan balon udara karena bisa menggangu penerbangan.

Larangan tersebut berkaitan dengan masih maraknya tradisi masyarakat yang menerbangkan balon udara saat hari raya Idul Fitri.

Menteri Perbuhungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa warga yang masih nekad menerbangkan balon udara bisa diamcam pidana. Ia menyarankan untuk menerbangkan balon udara di acara festival resmi.

“Sangat menganggu penerbangan. Saya harap warga lebih bijak,” kata Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik lebaran di Stasiun Madiun, Sabtu (8/6/2019), dikutip dari tribunnews.com.

Apalagi balon udara yang diterbangkan warga bentuknya cukup besar, ukurannya empat hingga tujuh meter. “Bisa diberi sanksi, bisa juga dipidana. Kami sudah memberikan sosialisasi jauh-jauh hari,” jelas Budi.

Pernyataan Menhub tersebut terbukti, Polres Wonosobo menetapkan 6 tersangka penerbangan balon udara liar. Bahkan dua diantara para tersangka tersebut ternyata usianya masih dibawah umur.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Heriyanto, mengatakan 6 tersanga ini merupakan warga Selomerto dan berkaitan dengan penerbangan balon udara liar. Dari 6 tersangka ini, dua di antaranya anak di bawah umur.

“Ada enam tersangka terkait penerbangan balon udara liar. Dua tersangka merupakan anak di bawah umur, namun demikian untuk penanganan awal, karena kami tidak bisa melakukan penyidikan,” ujarnya, Minggu (9/6/2019), dikutip dari detik.com.

Lebih lanjut Heriyanto mengatakan sebanyak 34 balon udara diamankan Polres Wonosobo sampai H+4 Lebaran. Penerbangan balon udara ini dilakukan secara liar oleh warga atau tidak ditambatkan menggunakan tali.

“Hingga hari ini, sudah ada 34 balon udara yang kami amankan. Balon udara ini ada yang baru akan diterbangkan, ada yang kami temukan di hutan,” ujarnya.

Ia tidak menampik bahwa penerbangan balon udara di Wonosobo saat lebaran adalah tradisi yang sudah lama dilakukan. Namun dirinya mengimbau agar balon-balon yang diterbangkan tersebut ditambatkan pada tali.

“Jadi agar tradisi yang sudah ada tetap berjalan, penerbangan balon udara ditambatkan dengan tali. Sehingga tidak membahayakan keselamatan penerbangan,” imbaunya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKenapa 4 Seleb Ini Tetap Menjomblo Meski Usianya Tak Lagi Muda?
Berita berikutnyaRespon Kubu Jokowi Terkait Usulan Pembubaran Koalisi