Mangkir dari Panggilan Polisi Tapi Malah Ikut Jenguk Eggi Sudjana di Polda Metro, Tak Disangka Ini Dalih Amien Rais


SURATKABAR.ID – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais buka suara menjelaskan alasan mengapa dirinya mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (20/5) pagi, tapi malah ikut menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma malam harinya.

Amien Rais terpantau ikuti rombongan Prabowo Subianto ketika menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya pada Senin (20/5) malam. Datang bersama rombongan Prabowo sekitar pukul 21.00 WIB, Amien Rais terlihat mengenakan baju kemeja putih dengan peci abu-abu.

Padahal sebelumnya, tepatnya pada Senin pagi, ia diketahui tidak memenuhi panggilan pihak penyidik Polda Metro Jaya. Padahal Amien Rais dijadwalkan menjalankan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan makar yang menjerat tersangka Eggi Sudjana.

Menanggapi hal tersebut, Amien Rais menjelaskan bahwa ia sedang disibukkan dengan banyak kegiatan hari itu sehingga tidak bisa menghadiri panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa. “Saya sibuk,” ujarnya ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/5) malam, dikutip dari Tribunnews.com.

Baca Juga: Eggi Sudjana Ditangkap, Amien Rais Ganti ‘People Power’ dengan ‘Gerakan Kedaulatan Rakyat’

Meski tak penuhi panggilan pertama, namun Amien Rais menegaskan akan menghadiri pemeriksaan kedia. Hanya saja ia belum dapat memberikan kepastian kapan jadwal pemeriksaan selanjutnya. “(Panggilan) kedua saya datang,” ujar Amien Rais.

Dalam momen kunjungan Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma tersebut, Prabowo Subianto dan Amien Rais tampak didampingi Titiek Soeharto, Dahnil Anzar Simanjuntak, Fadli Zon, Tedjo Edhi, dan Asep Supomo.

Prabowo Dilarang Jenguk Eggi Sudjana

Calon Presiden Prabowo Subianto mendapat penolakan dari pihak Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya ketika berniat akan mengunjungi Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Adapun alasan penolakan tersebut adalah karena kedatangan Prabowo sudah lewat waktu besuk.

Tiba di Polda Metro Jaya, Prabowo yang didampingi mantan istrinya, Titiek Soeharto, Amien Rais, Fadli Zon, Laksamana (Purn) Tedjo Edy, Dahnil Anzar Simanjuntak, Neno Warisman, dan Fadli Zon, pada Senin (20/5) pukul 21.00 WIB malam, rombongan mereka hanya sampai pintu gerbang depan Rutan Polda Metro Jaya saja.

Prabowo sendiri sebenarnya sempat ditemui Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam di depan pintu Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. “Mohon maaf, SOP-nya seperti itu, rules-nya seperti itu,” ujar Barnabas kepada Prabowo di depan Rutan Polda Metro Jaya.

Sempat melobi Barnabas agar memberikan diskresi atau pengecualian atas dasar kemanusiaan, namun Barnabas tetap berpegang teguh pada SOP yang berlaku.

“Iya, SOP-kan dibuat untuk ada kelonggaran. Kita bisa beri suatu atas pertimbangan kemanusiaan, tapi kita hormati kewenangan Saudara. Kita hormati Saudara, tapi mohon pengayomannya,” ujar Prabowo.