Jepang Tidak Terima Korea Utara Menjadi Negara Nuklir. Apakah Akan Menimbulkan Ancaman Bagi Jepang?


rudal Korea Utara_AFP

Pemerintah Jepang tidak terima dengan status Korea Utara (Korut) menjadi negara nuklir. Penolakan dari Jepang itu disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dalam briefing hari Senin (9/5/2016).

”Korea Utara harus segera melaksanakan semua resolusi Dewan Keamanan PBB. Kami menganggap posisi (negara nuklir) tersebut tidak dapat diterima,”  kata Suga kepada wartawan.

Status Korut menjadi negara nuklir itu diumumkan rezim Kim Jong-un yang mengadopasi hasil kongres Partai Buruh atau partai berkuasa di Korut.

Partai Buruh memutuskan posisi Korut sebagai “negara bersenjata nuklir yang bertanggung jawab”.  Hal itu juga telah ditegaskan pemimpin Korut Kim Jong-un bahwa negaranya tidak akan menggunakan senjata nuklir jika tidak diserang dengan senjata nuklir.

”Kami secara konsisten akan terus di jalur strategis, secara bersamaan mendorong maju pembangunan ekonomi dan pembangunan kekuatan nuklir dan meningkatkan kekuatan nuklir untuk pertahanan diri baik secara kualitas dan kuantitas selama imperialis bertahan dalam ancaman nuklir mereka dan melakukan praktik sewenang-wenang,” bunyi putusan kongres yang disiarkan KCNA.

Sumber : sindonews.com


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKasus Yuyun Mulai Jadi Sorotan Internasional dan Bukan Hanya Heboh di Dalam Negeri
Berita berikutnyaAwas, Waspada Penyebaran Paham Komunis yang Mungkin Tanpa Kita Sadari