Gempar! Rocky Gerung Masuk Daftar Kandidat Menteri Kabinet Prabowo-Sandiaga


SURATKABAR.ID – Nama Rocky Gerung dikabarkan masuk ke dalam daftar kandidat menteri kabinet Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/04/2019) sore, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengumumkan nama akademisi Rocky Gerung ini berada dalam 80 nama putra-putri terbaik bangsa yang akan membantunya bersama Sandiaga Uno, jika berhasil terpilih sebagai presiden dan wakil presiden terbaru 2019.

Menukil reportase JPNN.com, Sabtu (13/04/2019), daftar ini disebut identik dengan ‘para calon menteri’ jika 02 menang. Tokoh-tokoh yang disebut Prabowo ini berasal dari latar belakang yang berbeda. Keberagaman itu tampak dari profesi dan asal usul mereka, mulai dari ulama, akademisi, politisi, mantan tentara hingga seniman, semua ada. Bahkan, disebutkan juga nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Dilansir dari laporan Jatim.TribunNews.com, daftar itu juga mencakup nama mantan menteri Jokowi seperti Sudirman Said hingga Sjafrie Sjamsoeddin yang dulunya diketahui merupakan mantan ajudan Presiden Kedua RI Soeharto. Termasuk juga mantan artis dan selebritis yang kemudian terjun ke dunia politik, Dede Jusuf.

Nama-nama itu disebutkan Prabowo berdasarkan abjad. Mereka adalah Ahmad Riza Patria, Alex Yahya, Amir Syamsuddin, Arifin Seman, Bambang Haryo Soekartono, Bambang Susanto, Bambang Widjojanto, Bembi Oeripto, Budi Djatmiko, Chusnul Mariyah.

Selanjutnya ada juga Dahlan Iskan, Dahnil Anzar, Damayanti Hakim Tohir, Dede Jusuf, Dian Islamiati Fatwa, Didik J Rachbini, Dirgayuza Setiawan, Drajad Wibowo, Edi Suparno, Erwin Aksa, Fadli Zon, Fahmi Jemi Francis, Ferry Mursyidan Baldan, Firmanzah, Fuad Bawazier, Fahri Hamzah.

Baca juga: Tunggu Kedatangan Prabowo di Solo, Titiek Nyanyikan Lagu Bertema Cinta. Pertanda Apa?

Kemudian Gamal Albinsaid, Gleni Kairupan, Hanif Rais, Haryadin Mahardika, Ichsanuddin Noorsy, Imam Sufaat, Irawan Ronodipuro, Laode Kamaludin, Lily Sriwahyuni Sulistyowati, Mochtar Niode, Mulfachri Harahap, Nanik S Deyang, dan Natalius Pigai.

Lalu ada nama seperti Otto Hasibuan, Priyo Budisantoso, Putra Jaya Husin, Rahmat Pambudi, Rahayu Saraswati, Rauf Purnama, Rizal Ramli dan Rocky Gerung.

Dan di saat nama Rocky disebut, yang bersangkutan belum berada di kursi yang tersedia di belakang Prabowo. Namun, seketika itu juga Rocky muncul dari luar, naik ke panggung dan menyita perhatian yang hadir. Dia datang mendatangi Prabowo di podium.

“Ini kok timing-nya pas banget. Dari tadi dia nunggu di luar. Begitu namanya disebut baru nongol,” canda Prabowo usai bersalaman dengan sosok tersebut.

Tidak Ada Nama AHY

Yang menarik, tak ada nama Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam daftar tersebut.

Mengutip Detik.com, absennya nama putra mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini turut disorot oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Calon-calon menteri yang dikenalkan Prabowo seperti calon menteri negara fiksi. Pertama, nama-nama calon menteri yang diumumkan tidak ada yang spesial. Tidak ada yang luar biasa,” ungkap juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada pers, Jumat (12/04/2019).

Ace menyoroti minimnya nama kader Partai Demokrat (PD) dalam daftar itu, sehingga Ace menganggap Demokrat ditinggalkan Prabowo.

“Tidak ada nama AHY dan kader-kader utama Partai Demokrat. Yang dikenal publik hanya ada nama Amir Syamsuddin dan Dede Jusuf. Ini memperlihatkan AHY dan kader-kader utama Partai Demokrat ditinggalkan. Partai Demokrat hanya diposisikan sebagai vote getter semata,” beber Ace.

Ketua DPP Partai Golkar itu menilai bahwa Prabowo hanya mencari simpati dengan mengumumkan nama calon menteri di hari-hari terakhir kampanye. Ia berpendapat, sejumlah nama itu tak akan memberi efek apa pun.

“Tujuan Prabowo mengumumkan nama calon menteri di hari-hari terakhir kampanye jelas ingin merebut simpati pemilih. Alih-alih mendapatkan simpati pemilih, nama-nama yang diumumkan tidak ngefek sama sekali. Jadi mereka hanya deretan calon menteri fiksi,” tandas Ace kemudian.

Selain Gatot Nurmantyo dan Rocky Gerung, ada nama Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan sejumlah politikus dari partai koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga Uno. Mereka yang disebut di antaranya Waketum Partai Gerindra Fadli Zon, Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen PAN Eddy Soeparno, politikus senior Partai Demokrat (PD) Amir Syamsuddin, dan lain sebagainya.

“Saya tidak pernah cek mereka partai mana, ada yang profesional, ada yang bisa pakai dasi, ada yang nggak bisa, ada anak-anak muda juga. Tapi kita bergabung secara alamiah. Saya tidak bikin iklan dicari putra-putri terbaik, mereka datang sendiri,” tutur Prabowo.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.