Rizal Ramli Ungkap Syarat Bisa Jadi Menteri di Pemerintahan Prabowo-Sandiaga


SURATKABAR.ID – Tim Pakar Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto, Rizal Ramli, menyatakan bahwa sebanyak 80 nama telah dipersiapkan Prabowo-Sandiaga Uno yang akan di-screening untuk nantinya mengisi pos menteri dan juga kepala badan negara.

Mantan anggota Tim Panel Ekonomi PBB ini, seperti yang dihimpun dari laman Sindonews.com pada Kamis (11/4/2019), menyebutkan para calon tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan. Beberapa di antaranya adalah memiliki kriteria integritas, tidak mempunyai cacat keuangan.

“Kedua, keberpihakan terhadap rakyat dan bangsa. Jadi pintar saja tidak cukup, banyak orang pintar yang tidak memiliki keberpihakan kepada bangsa dan rakyat,” tutur Rizal ketika ditemui di Jakarta pada Rabu (10/4) malam.

Lebih lanjut, Menteri Ekonomi, Keuangan dan Industri di era Pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menambahkan bahwa para calon juga harus mencerminkan ke-bhinneka-an Indonesia. “Kita mau kabinet dari berbagai suku, berbagai agama,” ujar Rizal dengan tegas.

Baca Juga: Sandiaga Buka Kemungkinan Angkat Menteri dari Pendukung Jokowi-Ma’ruf

Di sisi lain, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Moeldoko, menolak untuk memberikan bocoran apapun mengenai kabinet bayangan. “Ini ada plus minusnya, tapi saya tidak mau mengungkapkan,” tegas Moeldoko.

AHY dan Anies Disebut Layak Jadi Menteri Jokowi

Hanya tinggal menghitung hari hingga gelaran Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Sejumlah nama mulai ramai disebut-sebut layak menjabat menteri dan memiliki kemampuan untuk kembali mendukung Joko Widodo (Jokowi) apabila calonpres petahana memenangkan kontestasi pilpres.

Pengamat sekaligus peneliti politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie, mengungkapkan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Mahfud MD, dan Hamdan Zoelva memiliki kans untuk masuk menjadi menteri. Selain ketiga nama tersebut, Anies Baswedan juga disebut layak masuk kabinet Jokowi.

Karena kini menjadi bagian dari Partai Gerindra, Anies dinilai dapat merangkul lawan politik. “Nama AHY dan Anies Baswedan punya pengaruh besar lantaran AHY dari Demokrat dan Anies dari Gerindra. Begitu pula dengan Mahfud MD dan Hamdan Zoelva saya lihat punya kans juga jadi menteri,” ujar Jerry melalui pesan elektronik, Kamis (11/4).

Informasi dari TKN Jokowi-Ma’ruf, di mana disebutkan sejumlah nama tengah dipertimbangkan untuk menduduki kursi menteri, beredar di media. Mulai dari Moeldoko yang dipertimbangkan menjadi Seskab, Anies untuk posisi Mendagri, Gatot Nurmantyo Menteri Pertahanan.

AHY untuk memegang kursi Menteri Perindustrian, Mahfud MD yang digadang-gadang sebagai Menteri Politik, Hukum dan Keamanan, lalu tak ketinggalan Hamdan Zoelva yang disebut dipertimbangkan untuk menjadi Menteri Hukum dan HAM.

Kemudian ada Usamah Hisyam yang didaulat menjadi Menteri Sosial, sementara mantan menteri Asman Abnur akan menduduki jabatan sebagai Menteri Perdagangan.

Terkait hal tersebut, Jerry menilai, penyebutan nama bakal calon menteri jauh sebelum usainya kontestasi politik terbilang problematis. Alasannya karena satu pihak seolah-olah telah mengklaim dirinya memang.

Namun demikian, ia menilai langkah tersebut justru merupakan bagian dari strategi politik yang bertujuan membuat lawan gentar.

“Ini memang bagian setategi politik Sun Tzu. Seni perang Sun Tzu yang sedang dimainkan untuk mengintimidasi lawan. Salah satu teorinya ‘Perdaya Langit untuk Melewati Samudra’. Nah, dengan snake politics atau politik ular maka lawan dikelabui,” jelasnya.

Jerry mengungkapkan, fokus strategi tersebut diharapkan mampu membuyarkan konsentrasi lawan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dari pelaku. Adapun strategi lain dari Sun Tzu adalah Kepung Weu untuk Menyelamatkan Zhao.

Ini adalah taktik sederhana yang merupakan taktik menyerang hal berharga milik musuh untuk menjatuhkan mental serta psikologi lawan. “Penyebutan beberapa nama yang digadang calon menteri oleh Prabowo juga boleh jadi untuk meredam dari 7 hasil survei semuanya memang memenangkan Jokowi,” pungkas Jerry.