Starbucks Dituntut Hingga Rp. 65 Miliar Karena Menambahkan Ini dalam Minumannya


    starbucks_20160409_180738_20160410_155157

    Starbucks boleh jadi sudah menjadi raksasa penjual kopi. Kedai Starbucks sudah ada di hampir segala penjuru dunia. Akan tetapi, nama besarnya buka berarti tanpa ada cacat. Sorang pelanggan bahkan merasa ditipu oleh kedai kopi asal Amerika itu. Tidak tanggung-tanggung, pelanggan tersebut meminta ganti rugi hingga lima juta dollar Amerika atau sekitar Rp 65 miliar.

    Stacy Pincus, seorang perempuan yang menuntut Starbucks karena terlalu banyak es di dalam minuman lattenya. Disebutkan dalam tuntutannya bahwa hanya memberikan setengah dari minuman yang seharusnya dengan mencampur lebih banyak es balok. Seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (30/4/2016) tuntutan ini diajukan melalui Steven Hart with Hart, McLaughlin & Eldridge di Chicago.

    “Pelanggan Starbucks yang memesan minuman Venti dingin hanya menerima 14 ons cairan minuman,” kata keluhan itu seperti diberitakan the Telegraph, Sabtu (30/4/2016), dilansir dari republika.co.id.

    Berdasar pada iklan yang dipasang di kedai Starbucks yang didatangi Pincus, mereka menjual ukuran Tall (12 oz.), Grande (16 oz.), Venti (24 oz.), dan Trenta (30 oz.) dengan harga yang tertera. Akan tetapi saat barista menambahkan es lebih banyak maka pelanggan mendapat lebih sedikit dari apa yang telah ditawarkan dalam iklan.

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>