Terang-Terangan Mengaku Ingin Tebus Dosa ke Jokowi, Rupanya Ini yang Dilakukan La Nyalla


    SURATKABAR.ID – La Nyalla Mattalitti mengaku ingin menebus dosa ke Joko Widodo (Jokowi), lantaran dulu pernah menyebarkan isu Partai Komunis Indonesia (PKI). Untuk itu, ia berkeliling di Jawa Timur untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

    Founder La Nyalla Academia tersebut, seperti yang dihimpun dari laman JPNN.com pada Sabtu (26/1/2019), dalam safarinya kali ini mengunjungi kabupaten dan kota di Jawa Timur. Salah satu yang didatanginya adalah Kabupaten Magetan.

    Didampingi belasan relawan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Magetan, La Nyalla menyuarakan komitmennya untuk membantu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tersebut dalam merebut kemenangan pada pemilihan April mendatang.

    La Nyalla menyebut target kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Kabupaten Magetan adalah lebih dari 70 persen. “Relawan-relawan yang sebelumnya mendukung Prabowo, akan beralih dukungannya ke Jokowi,” ujar La Nyalla tegas.

    Pada kesempatan tersebut, ada belasan relawan Jokowi-Ma’ruf, termasuk La Nyalla Academia, yang secara serentak mendeklarasikan diri untuk membantu pemenangan petahana mengumpulkan suara dalam kontestasi empat tahunan tersebut.

    Baca Juga: Optimis Menang Telak di Jawa Timur, Ma’ruf Amin: Kalau Tidak Pilih 01 Keterlaluan

    Seperti yang diketahui, La Nyalla sebelumnya telah dengan terang-terangan mengakui pernah menyerang Joko Widodo dengan bersenjatakan isu PKI pada Pilpres 2014 lalu. Ketika itu ia masih bergabung bersama kubu Prabowo Subianto.

    Keberadaan La Nyalla di pihak petahana rupanya tak terlalu dianggap sebagai lawan berat oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal tersebut seperti yang pernah diungkapkan Juru Bicara BPN Andre Rosiade akhir tahun lalu.

    Andre Rosiade mengatakan pihaknya sangat beruntung, lantaran La Nyalla tidak berdiri di kubunya lagi.  Ia menilai bahwa sikap yang ditunjukkan La Nyalla selama ini terlampau kontra produktif dengan apa yang menjadi cita-cita luhur calon presiden nomor urut 02.

    “Alhamdulillah, kami bersyukur manusia macam La Nyalla sudah tidak berada di tempat kami. Dia sendiri yang mengaku selama ini menebar fitnah. Sikap semacam itu bukan bagian dari tujuan kami membangun negeri,” tegas Andre, pada Kamis (27/12) lalu.

    [wpforms id=”105264″ title=”true” description=”true”]