KPU Akan Beri Daftar Pertanyaan Untuk Capres Sepekan Sebelum Debat


SURATKABAR.IDDaftar pertanyaan debat pertama untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno, akan diberikan kepada KPU sepekan sebelum debat. Rencananya, daftar materi pertanyaan debat capres itu akan diserahkan pada 10 Januari mendatang.

“Sebetulnya lebih cepat dari tanggal 10 Januari perkiraan saya. Tanggal 10 Januari itu (daftar pertanyaan) sudah diberikan paling lambat,” tutur Ketua KPU, Arief Budiman di Hotel Mandarin Oriental, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (05/01/2019). Demikian dilansir dari laporan Detik.com, Minggu (06/01/2019).

Daftar pertanyaan tersebut akan diserahkan setelah panelis menyusun pertanyaan. KPU mengupayakan daftar pertanyaan selesai lebih cepat dari jadwal.

“Tadi saya para panelis ada semangat untuk bisa menyelesaikan lebih awal, kami memberikan waktu yang penting tanggal 10 Januari sudah terformula,” ungkap Arief.

Arief melanjutkan, sebelum pertanyaan disampaikan dalam debat capres, panelis akan lebih dulu memaparkan uraian tentang pertanyaan. Hal ini dilakukan agar tak terjadi salah tafsir dalam menjawab pertanyaan.

Baca juga: Sindir Sandiaga, TKN: Jokowi Ajak Kerja, Bukan Banyak Gaya dan Retorika

“Karena itu, nanti bukan hanya sekadar ditanyakan bagaimana nanti begini, nggak, tapi ada uraian dulu. Ada penjelasan bahwa kita (kondisi) seperti apa baru ada pertanyaan. Sehingga supaya tidak ada salah tafsir gitu, jadi ada narasinya dulu, baru pertanyaan kira-kira akan dibikin seperti itu rapi. Tapi kita berikan kepercayaan sepenuhnya kepada para pakar dan para panelis,” urai Arief menjelaskan.

Debat capres-cawapres pertama akan mengusung tema ‘Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme’. Debat tersebut akan digelar pada 17 Januari.

Ira Koesno dan Imam Priyono Resmi Jadi Moderator

Lebih lanjut, Ira Koesno dan Imam Priyono telah resmi dijadikan moderator debat capres pertama. Keduanya sudah menyatakan kesediaan mereka untuk menjadi moderator dalam debat akbar yang dinanti-nantikan tersebut.

“Bersedia (jadi moderator), kita kirim suratnya,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Hotel Mandarin Oriental, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (05/01/2019).

Arief menyebutkan, KPU sudah mengirimkan surat undangan kepada Ira dan Imam. Surat undangan ini dikirim setelah KPU mendapat persetujuan kesediaan menjadi moderator dari masing-masing pihak.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada mereka, Mbak Ira Koesno sama Mas Imam Priyono,” ujarnya kemudian.

6 Nama Panelis Debat Capres

Sementara itu, laporan TribunNews.com mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 telah sepakat untuk menarik dua nama panelis pada debat pertama Pilpres 2019.

Kedua orang tersebut yaitu mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjodjanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo.

Dengan ditariknya dua nama terkait, KPU dan tim kampanye bersepakat hanya ada enam panelis debat pertama.

Enam nama tersebut ialah Prof Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).

Namun, meski Agus Rahardjo (Ketua KPK) merupakan panelis, dirinya menyampaikan tak akan hadir dalam acara tersebut. Keputusan ini diambil agar KPK tak terseret ke urusan politik.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.