Ma’ruf Amin Prediksikan Pembangunan ‘Macet’ Jika Rakyat Tak Pilih Jokowi


SURATKABAR.ID – KH Ma’ruf Amin yang merupakan calon wakil presiden nomor urut 01 memprediksikan pembangunan infrastruktur yang masif akan terbengkalai bahkan jadi macet jika Joko Widodo tak terpilih kembali sebagai presiden periode 2019-2024. Ma’ruf menyampaikan hal ini saat dirinya menerima puluhan Relawan Jokowi (Rejo) di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (04/01/2019).

Mengutip laporan CNNIndonesia.com, Sabtu (05/01/2019), ia menyatakan bahwa semasa menjabat, Jokowi telah meletakkan landasan dasar bagi pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia.

“Sebab, kalau sudah ada milestone, ada landasan tapi tidak dilanjutkan, itu akan terbengkalai apa yang sudah diletakkan oleh Pak Jokowi, misalnya infrastruktur, tak ada kelanjutannya, maka tidak akan kasih manfaat besar lagi,” beber Ma’ruf.

Ma’ruf yang merupakan mantan Rais Aam PBNU tersebut berjanji akan melanjutkan tonggak pembangunan yang sudah dibangun itu sebagai tugas utamanya. Tugas ini akan ia emban jika terpilih sebagai wakil presiden mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Maximize Utility 

Ma’ruf juga memastikan bahwa landasan dasar itu nantinya akan menjadi tonggak pembangunan hal-hal yang lebih besar lagi bagi masyarakat Indonesia. Tak hanya besar, tapi juga bermanfaat bagi seluruh bangsa setanah air.

Baca juga: Fahri Hamzah: Kasus Kardus Belum Dijawab, Sekarang Kertas Suara

“Bahasa orang pintarnya itu maximize utility atau dimaksimalkan manfaat yang sudah ada ini. Dengan apa cara apa? Dengan memperbesar lagi, melipatgandakan, dengan menambahkan, dengan melakukan perbaikan,” ujarnya.

Ma’ruf juga menyindir ada seseorang yang ingin membangun segala sesuatu tanpa ada rancangan yang jelas. Akan tetapi, ia enggan menyebutkan siapa sosok yang dimaksud.

Dia membandingkannya dengan Jokowi yang sudah mempunyai landasan atau milestone yang jelas untuk membawa Indonesia melangkah lebih maju.

“Kalau kita lakukan saja tanpa landasan, itu namanya angan-angan, wong belum ada landasannya, mau bikin ini itu, itu angan-angan. kalau Pak Jokowi kan udah ada. Tinggal melompat aja,” urainya kemudian.

Itulah sebabnya ia berharap agar dirinya dan Presiden Jokowi memenangkan Pilpres 2019. Hal ini tak lain demi untuk melanjutkan perjuangan dan pembangunan yang sudah ada agar terus dimaksimalkan dalam mencapai tujuan.

“Maka Pak Jokowi dan saya harus bisa lanjutkan supaya pembangunannya bisa dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya lagi.

Door to Door, Man to Man Marking

Guna mewujudkan tujuan tersebut, Ma’ruf meminta agar para relawan Relawan Jokowi (Rejo) tak hanya berperang di udara melalui media sosial semata.

“Harus door to doorman to man marking, itu kalau orang main bola, jangan ada sejengkal tanah yang bebas dari jangkauan Rejo,” tandasnya menuturkan.

Diketahui, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sekaligus dewan pembina Relawan Jokowi, Sidarto Danusubroto dan Menteri Perhubungan era Presiden SBY, Freddy Numberi.

Ma’ruf pun ikut melepas relawan tim medis dan ambulans dari Relawan Jokowi (Rejo) untuk membantu korban tsunami di Pandeglang, Banten.

Seperti diketahui, yang selama ini menjadi fokus dari pemerintahan Jokowi adalah pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh bumi pertiwi, stabilitas pertumbuhan ekonomi negara serta pembangunan sumber daya manusia (SDM). Demikian sebagaimana dilansir dari reportase Wow.TribunNews.com.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.