Miris! Perempuan Caleg DPRD Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Hasilnya Diduga Untuk Biayai Kampanye


SURATKABAR.ID – Polres Cirebon mengamankan RK (31), seorang caleg DPRD Kabupaten Kuningan yang nyambi jadi bandar sabu.

Kiprah RK menjadi bandar narkotik jenis sabu ini terbilang anyar. Polisi masih menelusuri siapa yang memasok sabu kepada caleg berparas cantik tersebut. Ada dugaan hasil penjualan sabu itu digunakan RK untuk biayai kampanye.

“Menurut pengakuannya sudah sekitar enam bulan (pengedar dan bandar sabu),” kata Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, Jumat (21/12/18) dikutip dari detikcom.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan setiap kali transaksi sabu yang beratnya satu gram, RK meraup keuntungan sebesar Rp 300 ribu. Suhermanto mengatakan keuntungan yang didapat RK dari bisnis haram tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Tak Sempat Berhubungan Badan, Icun Tewas di Tangan Lelaki Panggilan yang Disewanya

“Dari pengakuan RK, keuntungannya itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” kata Suhermanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (22/12/2018) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap RK di pintul Tol Ciperna, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. RK diamankan saat bersama seorang pria berinial Y di dalam mobilnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, Y sudah delapan kali transaksi sabu-sabu dengan RK.

RK adalah bandar sabu-sabu yang beroperasi di Wilayah 3 Cirebon, yakni Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Kuningan.

RK sendiri merupakan seorang caleg partai PKB DPRD Kuningan yang maju di daerah pemilihan (Dapil) III, yakni Kecamatan Ciawigebang, Cidahu, Kalimanggis, Meleber, Lebakwangi dan Cipicung.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki dan mengejar seorang pelaku lainnya yang terlibat dalam bisnis haram yang dilakoni RK. “Kita masih kembangkan, ada pelaku lain yang masih DPO,” ucap Suhermanto.