Jijik! Kecanduan Oplas, Wanita Cantik Ini Nekat Implan Bulu Mata Pakai Rambut Kemaluan. Dokter Saja Sampai…


SURATKABAR.ID – Ada begitu banyak cara untuk menjadi cantik. Mulai dari mengubah gaya hidup dengan memperbanyak mengonsumsi makanan sehat, menjalani perawatan di salon kecantikan, hingga melakukan tindakan yang lebih ekstrem, yakni operasi plastik.

Wanita asal Carolina Utara, Amerika Serikat bernama Pixee Fox, seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Senin (17/12/2018), sampai kecanduan operasi plastik demi mempertahankan wajah dan tubuh sempurnanya.

Ia mengaku telah menjalankan lebih dari 200 operasi dan prosedur kecantikan ekstrem lainnya. Dan pengakuan paling anyarnya disampaikan kepada pakar bedah plastik Terry Dubrow dan Paul Nassif dalam acara Botched yang ditayangkan di E!

Dalam tayangan tersebut, Pixee mengaku menjalani prosedur implan bulu mata. Namun bukan menggunakan bulu mata palsu. Wanita cantik ini nekat memilih bulu kemaluannya sendiri untuk ditanamkan di kelopak matanya sendiri.

Pixee merupakan orang pertama yang melakukan implan bulu mata dengan menggunakan bulu kemaluan. Dokter Terry Dubrow sampai dibuat terkejut tak percaya ketika mendengar pengakuan dari wanita berusia 28 tahun tersebut.

Baca Juga: Viral Lantaran Ciuman dengan Pria Beristri di Minimarket, Pelaku Wanita Malah Salahkan Si Penyebar Video

“Bulu kemaluan untuk implan bulu mata? Itu hal yang baru,” ujar Terry.

Nama Pixee sendiri sebenarnya nama yang cukup populer, lantaran obsesi besarnya yang ingin mengubah diri menjadi seperti tokoh kartun. Ia sudah menjalani sebanyak empat kali operasi untuk membesarkanpayudaranya menjadi ukuran 30J.

Sang ratu oplas ini juga pernah membuang enam tulang rusuk karena ingin memiliki pinggang super kecil seperti tokoh-tokoh karikatur. Dan setelah sekian banyak prosedur kecantikan yang dijalaninya, Pixee kini meminta duo dokter bedah plastik ternama di Amerika itu untuk melakukan sesuatu.

Lantaran merasa rambutnya tumbuh kurang banyak di bagian depan kepalanya, Pixee pun meminta dokter Terry dan dokter Paul untuk melakukan implan di rambut bagian depan. Akan tetapi permintaan tersebut ditolak dua dokter itu karena mereka menganggap tak ada yang salah dengan garis rambutnya.