Keren Abis! Biker Yamaha R1 Bantu Polisi Lumpuhkan Pelaku Tabrak Lari, Aksinya Mirip Film Laga


SURATKABAR.ID – Video seorang biker yang membonceng polisi untuk melumpuhkan pelaku tabrak lari ramai diperbincangkan pengguna media sosial. Betapa tidak, aksi sang biker tersebut bisa dibilang mirip dengan adegan di film action garapan Hollywood.

Kejadian tersebut, seperti yang dilansir Tribunnews.com dari M Thai pada Minggu (9/12/2018), berlangsung di Distrik Ao Luek, Provinsi Krabi, Thailand, Kamis (6/12) lalu. Peristiwa berawal mula ketika petugas kepolisian Krabi hendak menghadang mobil pelaku tabrak lari.

Polisi membuat barikade di Jalan Phetkasem. Akan tetapi si pelaku tabrak lari tersebut berhasil menerobos barikade yang dibuat polisi dan melanjutkan pelariannya. Di saat yang hampir bersamaan, kebetulan melintas pengendara Yamaha R1 bernama Chainarong Sookoon.

Tak menunggu lama, ia langsung menawarkan memberikan tumpangan kepada polisi untuk mengejar mobil yang dikendarai pelaku. Sookoon yang membonceng polisi pun tancap gas dan mengejar mobil pelaku dengan kecepatan hingga 20 km.

Begitu sampai di satu titik, polisi yang dibonceng Sookoon membidikkan senjatanya ke ban mobil pelaku lalu melepaskan tembakan. Tembakan tepat sasaran. Namun si pelaku tetap tak patah arang. Ia ngotot melajukan kendaraannya hingga tak sanggup mengendalikan keseimbangan.

Baca Juga: Viral! Seorang Anak Punk Sukses Bikin Netizen Syok, Lihat Apa yang Dilakukannya

Pelaku akhirnya menabrak pembatas jalan. Melihat kesempatan emas, polisi bergegas menangkap dan memeriksa orang di balik kemudi mobil tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa si pengemudi adalah pemuda berusia 21 tahun yang bernama Kietisak Srisaema.

Rupanya Kietisak berada dalam pengaruh obat bius ketika berkendara. Dan sebelum melakukan aksi tabrak lari, si pengemudi tersebut juga baru saja memukuli kekasihnya. Lantaran panik, ia memutuskan kabur hingga menabrak sebuah mobil, kemudian melarikan diri.

Kietisak kini harus menghadapi pasal berlapis, yakni berkendara dalam pengaruh obat-obatan terlarang, menyetir secara ugal-ugalan. Masih ditambah lagi dengan pelanggaran rambu lalu lintas, dan berkendara tanpa memperhatikan keamanan publik.

Berkat aksi heroiknya tersebut, sejumlah media Thailand berlomba-lomba mengangkat kisah Chainarong Sookoon. Media TanKao Krabi menyebutkan polisi memberi Sookoon hadiah sebagai balas jasa. Namun tak diketahui hadiah apa yang diterimanya.

Melalui akun media sosial Facebook miliknya, Sookoon sebenarnya kerap mengunggah fotonya ketika bekerja bersama tim balap motor Thailand. Di akun tersebut, ia sempat menuturkan pengalamannya membantu polisi meski tak mendetail.

“Tidak mudah mengendarai motor dalam posisi begitu. Kecepatan harus stabil, karena polisi butuh keseimbangan untuk melepas tembakan,” demikian bunyi pengakuan Sookoon setelah membonceng polisi mengejar pelaku tabrak lari tersebut.

Ia juga menuliskan harapannya, masyarakat bisa mengambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut, bahwa siapa pun saja bisa menjadi pahlawan. Yakni dengan mengulurkan tangan membantu sesama yang sedang membutuhkan bantuan.

Lihat videonya di bawah: