Tragis! 19 Hari Menghilang, Sopir GrabCar Ditemukan Tinggal Tulang Belulang


SURATKABAR.ID – Satu orang pelaku pembunuhan sopir GrabCar di Palembang, Sumatera Selatan ditangkap. Tiga orang pelaku lain masih buron.

“Untuk tiga pelaku sebaiknya menyerah saja, kalau tidak saya kejar kemanapun. Itu sudah tekad kami dan kebiasaan di Polda Sumatera Selatan. Kami kejar dia walau sampai ke liang kubur sekali pun,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain di kantornya, Kamis (15/11/18) dilansir dari detik.com.

Pernyataan-pernyataan tegas Kapolda ini disampaikan pada bebrapa kesempatan. Bahkan dihadapan keluarga korban, sang jenderal bintang dua ini pun menyatakan akan memburu para pelaku.

“Sama keluarga sudah saya sampaikan. Kami pasti kejar mereka, jadi sebaiknya menyerahkan diri saja atau saya minta pada pihak keluarga agar menyerahkan pelaku sebelum kami tindak tegas,” kata Zulkarnain.

Baca Juga: Tragis! Tak Ingin Kembali ke Arab Saudi, Kakak Beradik Ini Nekat Akhiri Hidup

Sebagaimana diketahui, korban Sofyan dinyatakan hilang oleh keluarga, Senin (29/10/18). Saat itu, Sofyan mendapatkan penumpang dari KM 5 tujuan bandara SMB II Palembang.

Korban menerima orderan dari seorang penumpang dengan akun atasnama TY.

Setelah menerima orderan, korban pun langsung menuju titik penjemputan. Di lokasi, ternyata ada 4 penumpang laki-laki yang mengaku memesan GrabCar atasnama TY.

Korban mempersilahkan penumpang itu naik dan mengantarnya ke lokasi tujuan. Di perjalanan, korban merasa curiga dan mengirim pesan singkat lewat grup WA.

Dalam pesan singkatnya, korban minta rekan-rekan se-profesinya untuk dapat memantau menuju lokasi pengantaran. Korban mengaku mendapatkan orderan dari akun wanita, tapi yang naik malah laki-laki.

Pada malam harinya, keluarga menungu kepulangan Sofyan. Namun tak kunjung pulang. Bahkan nomor handphone tidak lagi aktif saat dihubungi.

Keluarga yang panik melapor ke Polda Sumsel. Usai mendapat laporan pihak keluarga, polisi langsung melakukan perburuan dan menemukan titik terang setelah menangkap seorang pelaku, RD (42).

RD ditangkap di Musi Rawas Utara pada Minggu (11/11/18) sekitar pukul 20.30 WIB. dari RD kasus terus dikembangan hingga akhirnya polisi menemukan korban telah menjadi tulang belulang di perkebunan kelapa sawit di Desa Lakitan, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas Utara, Selasa (13/11/18) siang.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMengungkap 7 Sifat Khas Pria Pecinta Kucing, Seperti Prabowo Subianto
Berita berikutnyaKubu Jokowi Disebut Paling Banyak Pakai Akun Robot untuk Kampanye