Targetkan Peroleh 70 Persen Suara di DIY, Ma’ruf Amin Ingin Menang Secara Terhormat


SURATKABAR.ID – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengapresiasi semangat partai koalisi, juru kampanye, dan para calon legislatif (caleg) se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Luar biasa hari ini. Karena kami bertemu dengan partai koalisi, dengan para juru kampanye, kemudian para caleg,” kata Ma’ruf usai pertemuan dengan para caleg, relawan, dan juru kampanye se-DIY di The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta, Senin (15/10/18) dilansir dari tribunnews.com.

Ia mengatakan dirinya dan Presiden Joko Widodo menargetkan 70 persen kemenangan di Yogyakarta pada Pilpres 2019. Karena itu ia akan terus mengkonsolidasikan pata pendukung dan tim kampanyenya.

“Semuanya sepakat dan memiliki semangat yang sama untuk memenangkan Pilpres Jokowi-Ma’ruf Amin, mereka menginginkan ini minimal 70 persen (di Yogyakarta). Ini tentu semangat saya berikan apresiasi. Semangat itu tinggi sekali,” ujar Ma’ruf.

Baca Juga: Nilai Jokowi Ma’ruf Lebih Merakyat, Hasto Sebut Sandi Punya Gap Karena Kaya Raya

“Arahannya bagaimana membuat keinginan mereka tercapai. Melakukan upaya-upaya konsolidasi. Kemudian melakukan sinergi dari potensi yang ada,” lanjut dia.

Karena itu, dia sangat mengapresiasi semangat yang tinggi untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Semangat itu tinggi sekali,” tegasnya. Dalam pertemuan itu, Ma’ruf mengaku memberikan arahan kepada relawan, caleg, maupun juru kampanye supaya keinginan mereka bisa tercapai.

“Melakukan upaya-upaya konsolidasi. Kemudian melakukan sinergi dari potensi yang ada,” katanya.

Terpenting, Ma’ruf menegaskan, harus mengedepankan kampanye positif. Dia menegaskan harus menang dengan terhormat.

“Tidak boleh ada kampanye hoaks, tidak boleh fitnah, tidak boleh ujaran kebencian. Saya rasa tidak boleh itu. Menang tapi terhormat,” kata Ma’ruf.

Pada kunjungannya ke Yogyakarta tersebut, Ma’ruf juga sempat bertemu dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sri Sultan dan Ma’ruf Amin membicarakan pelaksanaan Pilpres 2019 agar tidak merusak keutuhan bangsa. “Dan dengan pembicaraan dengan Beliau, Beliau banyak berdiskusi tentang berbagai masalah, termasuk tentang demokrasi. Beliau mengharapkan agar demokrasi itu tidak merusak nasionalisme, tidak merusak keutuhan bangsa,” kata Ma’ruf, seusai pertemuan.