Jleb! PDIP Sebut Prabowo-Sandiaga Gagal Bentuk Timses


SURATKABAR.ID Pelemahan ekonomi yang disampaikan Sandiaga Uno sebagai kritik untuk pemerintah mengundang tanggapan dari beberapa pihak. Salah satunya adalah Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristianto menyindir balik pasangan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dinilainya gagal membentuk tim sukses di Pilpres 2019 mendatang.

Beberapa waktu lalu Sandiaga menyebut pelemahan ekonomi nasional disebabkan ada kekeliruan dalam strategi ekonomi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Mereka bukannya mengumumkan tim kampanye, tetapi tanpa data justru menyerang Pak Jokowi. Jangan tutupi kegagalan membentuk tim kampanye dengan persoalan ekonomi,” kata Hasto berdasarkan keterangan resmi pada Jumat (7/9/18) dilansir dari cnnindonesia.com

“Saya justru kasihan melihat wajah mereka yang nampaknya tegang, penuh beban dan tertekan,” tambahnya.

Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Gabung Tim Sukses Jokowi – KH Ma’ruf Amin

Diketahui saat ini pasangan Prabowo & Sandiaga belum mengumumkan susunan beserta nama anggota tim suksesnya di Pilpres 2019 mendatang.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin itu mengaku heran dengan kritik kubu oposisi yang tak objektif dalam melihat kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Sebab, Hasto menilai berbagai kebijakan ekonomi pemerintahan Jokowi dinilai berhasil untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.

Semntara itu kemarin, Jumat (7/09/18) Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Djoko Santoso mengklaim partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga telah bersepakat menunjuknya menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Djoko mengatakan tak bakal terjadi perubahan untuk posisi ketua tim pemenangan setelah pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengumumkan pengusaha Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional.

“Tidak (ada perubahan), Ketua Timses-nya saya,” kata Djoko usai rapat bersama partai koalisi, di rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (7/9/18) dilansir dari cnnindonesia.com

Namun, mantan Panglima TNI itu belum mengetahui pasti koalisi pengusung Prabowo-Sandi akan mengumumkan secara resmi dirinya sebagai ketua tim pemenangan.