Tajam! Sebut Sandiaga ‘Santri Poles’ yang Dipaksakan, PPP Keluarkan Ultimatum Tegas


SURATKABAR.ID – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menilai calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno adalah sosok santri yang terlalu dipaksakan. Ia bahkan memberikan sebutan untuk pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto sebagai ‘santri poles’.

Arwani, seperti yang dilansir dari laman CNNIndonesia.com, Minggu (12/8/2018), memberi ultimatum tegas kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan dengan terlebih dahulu menilik latar belakang capres dan cawapres Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Hati-hati milenials, jangan asal pilih. Hendaknya bijaksana melihat santri yang benar santri, bukan ‘santri poles’ atau disantri-santriin,” tukas Arwani yang ditemui di kawasan Menteng, Jakarta pada Minggu (12/8) kemarin.

Ia sempat melontarkan sindiran pedas terhadap Sandiaga Uno yang kerap kali disebut-sebut sebagai ‘Santri Milenials’. Menurut Arwani, Sandi bahkan sama sekali tidak pernah mengenyam pendidikan santri. “Sosok Sandi dipaksa menjadi santri. Kalau Pak Prabowo dan Sandi enggak masuk level itu ya,” ujarnya.

Selain itu, Arwani juga mengungkapkan bahwa saat ini semakin banyak tokoh ulama yang muncul ke permukaan. Dan hal tersebut justru bakal membuat generasi milenial kebingungan. “Ulama juga banyak, klaim-klaim sepihak juga banyak. Ini bagian yang kita khawatirkan, yakni soal milenial dan soal agama.”

Baca Juga: Jokowi atau Prabowo, Yusril Akhirnya Memilih: Kami, PBB Manut

Lebih lanjut, Arwani menjelaskan, berbeda dengan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uni, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin adalah pasangan beraliran santri. Ia meyakini pasangan tersebut bisa meraih kemenangan.

“Artinya, tidak perlu diragukan lagi sosoknya. Milenial juga tidak perlu bingung,” ungkap Arwani.

Terkait sindiran nyelekit PPP terhadap sosok Sandiaga Uno, rupanya datang dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Sebelumnya, saat deklarasi Prabowo-Sandi, Sohibul Iman menjuluki Sandiaga sebagai santri milenial yang telah mengalami proses spiritual di alam modern.

“Kalau pakai bahasa sekarang, santri milenial, lah,” ujar Sohibul Iman. “Saya bisa mengatakan Saudara Sandi merupakan sosok santri di era post Islamisme,” tambahnya kemudian.

Sandiaga Uno sendiri sama sekali tidak pernah menempuh pendidikan santri. Ia bersekolah di Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta (PSKD) Bulungan. Lalu dilanjutkan ke bangku SMP Negeri 12 Jakarta, dan SMA Pangudi Luhur Jakarta. Setelah lulus, Sandiaga menempuh pendidikan perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Pada Pilpres 2019, pasangan mana yang bakal kalian pilih?#PollingPilpres2019

Posted by SuratKabar.ID on Sunday, August 12, 2018