Luna Maya dan Cut Tari Masih Berstatus Tersangka atas Kasus Video Dewasa dengan Ariel, Ini Kabar Terbaru Kasus Tersebut


SURATKABAR.ID Publik Indonesia tahun 2010 silam dihebohkan oleh video dewasa yang melibatkan beberapa artis ternama, yakni Ariel Noah, Cut Tari dan juga Luna Maya.

Ariel telah menjalani hukuman penjara selama 3,5 thaun karena perkara tersebut. Akan tetapi Cut Tari dan Luna Maya yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut tidak ada kabarnya dan terkesan jalan ditempat.

Berkaitan dengan itu, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) melayangkan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka Luna Maya dan Cut Tari.

Baca Juga: Blak-blakan, Luna Maya Akui Skandal Videonya Dulu Membuatnya Depresi

LP3HI mempertanyakan kelanjutan proses hukum setelah pihak kepolisian menetapkan Luna maupun Cut Tari sebagai tersangka pada 9 Juli 2010 silam. Keduanya menjadi tersangka dengan sangkaan Pasal 282 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Hingga saat ini kasus Luna Maya dan Cut Tari belum pernah disidangkan dan tidak ada kejalasan prosesnya apakah diteruskan atau dihentikan alias mengambang tanpa kepastian,” kata Wakil Ketua LP3HI Kurniawan Adi Nugroho dalam keterangan tertulis, Jumat (3/8/2018), dikutip dari cnnindonesia.com.

Kurniawan menegaskan bahwa gugatan tersebut tidak atas permintaan Luna Maya maupun Cut Tari. Gugatan dilayangkan sebagai upaya pihaknya untuk menghadirkan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat. Ia juga mengaku tak mengenal kedua artis cantik tersebut.

“LP3HI secara personal tidak mengenal dan tidak ada hubungan dengan Luna Maya dan Cut Tari, namun demi kepastian hukum maka dengan sukarela dan tanpa dibayar oleh siapapun mengajukan gugatan praperadilan ini,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa gugatan tersebut teregister dengan nomor 70/Pid.Prap/2018/PN.JKT.SEL pihaknya meminta hakim memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus ini.

Menurut Kurniawan, SP3 terhadap kasus yang membelit Luna dan Cut Tari itu penting. Pasalnya, hukum tidak boleh menggantung nasib orang sebagai tersangka seumur hidupnya.

“LP3HI yakin kasus Luna Maya dan Cut Tari tidak cukup bukti dan polisi tidak mampu memenuhi petunjuk Jaksa Penuntut Umum sehingga kasusnya berlarut-larut,” ujarnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDetik-detik Penantian Orasi Politik AHY Usai Demokrat Berkoalisi dengan Gerindra
Berita berikutnyaIbu Lurah di Banyuwangi Pura-Pura Mati untuk Selamatkan Diri, Faktanya …