Mengamuk, Seorang Pria Pecahkan Kaca Masjid di Tuban. Begini Kronologinya


SURATKABAR.ID – Seorang pria mengamuk memecahkan kaca masjid Baitur Rohim di Jalan Sumurgempol No 77 Kelurahan Karangsari, Tuban. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 01.30.


Seperti diberitakan situs detik.com, pria itu bernama Zaenudin, 40 tahun, warga Rembang, jawa Tengah. Kapolres Tuban AKBP Sutrisno HR mengatakan bahwa ada dugaan pria tersebut sedang dalam kondisi kejiwaan yang tidak baik.

“Pelaku yang mengamuk dengan menendang kaca masjid ini diduga stress atau mengalami gangguan jiwa,” kata Sutrisno, Selasa (13/2/2018).

Sutriso menjelaskan, pelaku tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim guna menjalani pemeriksaan psikologi. Ia lantas memaparkan kronologi kejadian tersebut.

Pada pukul 16.00 WIB, Zaenudin beserta 3 anak, istri, dan pamannya mendatangi Masjid baitur Rohim. Ia tiba dengan mengendarai moil Innova nopol H 8697 JQ. Mereka lantas shalat berjamaah dan berbincang-bincang dengan warga.

Setelah shalat, mereka keluar dari masjid dan kembali lagi ke masjid saat shalat isya. Setelah shalat, mereka tak kunjung keluar dari masjid. Hal itu membuat sejumlah warga bertanya-tanya.

Setelah itu, Zainudin yang diduga mengalami stres mulai mengamuk. Ada warga bernama Muhammad yang datang dan dipukul oleh Zaenudin.

“Karena dipukul, korban bernama Muhamad lari ke luar masjid dan memberitahukan warga. Pemukulan itu terjadi pukul 01.00 WIB,” papar Sutrisno.

Lalu, imbuhnya, pelaku memecahkan kaca jendela dan pintu masjid dengan kakinya. Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB. Lantas, warga meneriaki pelaku untuk menghentikan perbuatannya.

“Pelaku merusak kaca jendela dan pintu masjid dengan kakinya dengan cara menendang. Saat ditegur warga, pelaku menjawab jika dirinya siap untuk mati,” terang Sutrisno.

Sejak awal kedatangannya ke sana, Zaenudin diketahui bersama keluarganya itu ingin bertemu dengan kyainya yang merupakan pengasuh Ponpes Al Islahiyah. Baru pada pukul 03.00 WIB, warga yang mendengar suara pecahan kaca langsung melapor ke polisi.

Setelah itu, Polisi melakukan peeriksaan awal dan melakukan olah TKP. Akhirnya, pelaku pun dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk memeriksa psikologisnya setelah melakukan perawatan di RSUD Tuban karena kakinya terluka.

Loading...

Komentar

komentar