Diteropong dari Tanggal Lahir, Duet Jokowi-AHY Diramalkan Hadapi Banyak Problematika


SURATKABAR.ID – Nama putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono, yang digadang-gadang akan menjadi pasangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.


Namun AHY dianggap kurang membawa hoki jika bersanding dengan Jokowi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ahli Restrukturisasi Nama, Ni Kadek Hellen Kristy yang menyebutkan peluang apabila Jokowi tetap berduet dengan AHY tidak akan membawa peruntungan, seperti yang diwartakan Jawapos.com.

Hasil tersebut didapatkan dari nama Joko Widodo yang dilahirkan pada 21 Juni 1961 dan Agus Harimurti Yudhoyono yang lahir pada 10 Agustus 1978, di mana dari perhitungan tanggal lahir, pasangan tersebut tidak menunjukkan keserasian dengan nilai kecocokan yang hanya 45 persen.

Compability 45 persen artinya tidak baik atau not good. Jika berduet tidak akan bertahan lama. AHY yang cenderung lebih menyenangi ketenangan dan diam, di bawah kekuatan Joko Widodo yang kuat, tidak akan dapat bertahan untuk waktu yang lama,” jelas Hellen, dikutip dari Jawapos.com, Kamis (7/12/2017).

Baca Juga: Ada Nama Ahok dalam Jajaran Tokoh Pemikir Dunia, Sosoknya Diprediksi Bakal…

Selain itu, Hellen menilai AHY merupakan sosok yang sanggup menangani tugas dengan daya pemikiran yang tajam. AHY juga merupakan seorang pemikir analitis dengan kemampuan berkonsentrasi dan memiliki pengertian mendalam secara teoritis.

“AHY senang meneliti, dan menyatukan kepingan-kepingan teka-teki intelektual. AHY adalah orang yang hidup dengan pemikiran dan caranya sendiri,” tambah Hellen lebih lanjut terkait prediksinya tentang Jokowi yang akan dipasangkan dengan AHY.

Joko Widodo berbeda dengan AHY. Menurut Hellen, sosok mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dikaruniai kemampuan luar biasa dalam bidang manajemen pada setiap aspek kehidupan. Terutama dalam bidang bisnis serta keuangan.

Baca Juga: Gawat! Ini 5 Tanda Kekasih Anda “Ada Main” di Belakang, Nomor 1 Benar-benar di Luar Dugaan

Kemungkinan nama Joko Widodo terpilih kembali dalam pemilihan mendatang masih sangat terbuka lebar. Namun mada syarat yang dicetuskan oleh Hellen, yakni dilarang menggunakan nama Jokowi, melainkan menggunakan nama lengkap Joko Widodo.

“Bisa saja peluangnya bagus, namun dari sisi nama pakai Joko Widodo saja. Namanya sudah bagus. Saran saya jangan pakai Jokowi lagi. Agar tidak banyak menarik hal-hal negatif. Joko Widodo ini nyaris sempurna,” pungkasnya.

Komentar

komentar