CIA Tuding Rusia Berada Dibalik Kemenangan Trump


donald-trump

SURATKABAR.ID – Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah meminta secara resmi untuk menyelidiki peretasan oleh Rusia selama masa kampanye yang mempengaruhi penghitungan suara calon Presiden terpilih, Donald Trump.

Obama, menurut Penasehat Keamanan Lisa Monaco, meminta penyelidikan dan laporan selesai sebelum dia meninggalkan jabatannya pada 20 Januari 2017 mendatang.

Bersamaan dengan itu, badan intelijen AS, CIA, telah melakukan penyelidikan rahasia yang menemukan bahwa Rusia telah membantu Trump untuk memenangkan kursi presiden dalam Pilpres AS.

Menurut laporan yang dilansir washingtonpost.com, Rusia telah melakukan intervensi untuk memenangkan Trump sekaligus merusak kepercayaan dalam sistem pemilu AS.

Menanggapi pernyataan CIA ini, kubu Donald Trump yang marah mengaitkannya dengan kasus Saddam Hussein.

“Ini adalah orang yang sama yang mengatakan Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal,” cuplikan pernyataan dari tim transisi Trump yang dilansir washingtonpost.com

Begitu pula dengan Trump yang dengan tegas membantah tuduhan peretasan oleh Rusia tersebut.

“Saya tidak percaya. Saya tidak yakin mereka (Rusia) mengintervensi,” tuturnya pada majalah Time seperti dilansir bbc.com.

Washington Post juga menyebitkan beberapa orang yang berhubungan dengan Rusia dan memberikan beberapa email penting tim Hillary Clinton kepada Wikileaks. Email inipun dirilis secara bertahap selama beberapa bulan sebelum pemilihan presiden digelar.

Namun, Julian Assange, pendiri Wikileaks, membantah bahwa dirinya maupun tim Wikileaks memiliki hubungan khusus dengan Pemerintah Rusia.

Meski CIA dengan tegas mengatakan bahwa tujuan Rusia adalah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS tanpa melanggar proses pemilihan, namun pernyataan ini tak memiliki bukti kuat yang menjelaskan keterlibatan Rusia.

Salah satu yang menjadi pertanyaan untuk membuktikan klaim CIA ini adalah tak adanya bukti bahwa Rusia mengendalikan orang untuk meretas email Partai Demokrat.


BAGIKAN

Berita sebelumyaMantan Kader Demokrat Pertanyakan Sumber Kekayaan Agus Yudhoyono
Berita berikutnyaMantan Wakil Ketua KPK Sebut Ada Indikasi Korupsi di Pemprov DKI Jakarta

Komentar

komentar


Terbaru

Fakta-Fakta Ini Buktikan Keseriusan Susno Duadji Maju Pilgub

SURATKABAR.ID – Komjen Pol (Purn) Susno Duadji yang merupakan mantan Kabareskrim Polri tampaknya serius maju ke Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan. Diantara beberapa kandidat calon...

PAN Tak Mau Dukungannya Kepada Jokowi Dibarter dengan UU Pemilu

SURATKABAR.ID - Aksi walk out Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam sidang paripurna yang memutuskan UU Pemilu beberapa hari lalu menunculkan pertanyaan banyak pihak...

Menristekdikti Beri Dua Pilihan Ini Kepada Dosen dan Pegawai PTN Anggota HTI

SURATKABAR.ID – M Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menyebutkan jika akan memanggil rektor perguruan tinggi di seluruh Nusantara dalam waktu dekat ini....

Biadab, Polisi Tendang Pria Sedang Salat, 3 Tewas, Ratusan Lainnya Luka-Luka

SURATKABAR.ID – Penutupan dan pengamanan ekstra ketat yang diberlakukan setelah adanya aksi penembakan yang menewaskan dua polisi oleh tiga orang Arab yang berlokasi di...

Gerindra Serukan Masyarakat Indonesia untuk Boikot Pilpres 2019, Apakah Anda Setuju?

SURATKABAR.ID – Arief Poyuono, selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menyerukan agar seluruh warga negara Indonesia memboikot pelaksanaan Pilpres 2019 nanti. Hal tersebut dilakukan...

Peta Baru NKRI Dirilis, Inilah 4 Perbedaan dengan Versi Sebelumnya

SURATKABAR.ID – Jumat (14/7/2017), Kementerian Koordinator Kemaritiman meluncurkan peta NKRI yang telah diperbaharui. Seperti yang tertera di laman resmi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman,...

Perppu Ormas, Semua Anggota HTI Bisa Dipidana Seumur Hidup

SURATKABAR.ID - Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) baru saja disahkan. Namun, tak sedikit...