Gempar Mobil Avanza Masuk Makam di Pasuruan Tanpa Rusak Pagar, Ternyata Begini Fakta Sesungguhnya


SURATKABAR.ID – Warga jagat maya kembali digemparkan dengan sebuah foto janggal. Dalam foto tersebut terlihat sebuah mobil Toyota Avanza masuk dalam area pemakaman yang terletak di Suwayuno, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Foto tersebut kemudian ramai dibagikan. Salah satunya diunggah oleh pemilik akun media sosial dengan nama Septa Maulana pada Selasa (27/11) lalu. Dalam caption postingannya, Septa menyebutkan, mobil Avanza masuk ke dalam makam tanpa menyebabkan kerusakan pada pagar.

Namun, seperti yang dilansir Tribunnews.com dari Surya.co.id pada Jumat (30/11/2018), fakta sebenarnya di balik foto tersebut akhirnya terkuak. Disampaikan Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar, mobil tersebut rupanya tidak tiba-tiba saja masuk ke dalam makam.

Ia menjelaskan kejadian yang sebenarnya bahwa mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi L 1385 KX tersebut sebelumnya mengalami kecelakaan. Eko menyebut insiden terjadi pada Senin (26/11) sekitar pukul 3.30 WIB dini hari.

Baca Juga: Heboh Video Make Up Wajah Tak Bisa Dihapus, Wanita Ini Beberkan Fakta Sebenarnya Ternyata…

Mobil dengan lima orang penumpang tersebut melaju dari arah Malang. Dan begitu sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil kehilangan kendali, lalu mengarah ke kiri. Mobil kemudian menabrak trotoar dan rambu lalu lintas sebelum terpental masuk ke area pemakaman di pinggir jalan.

Eko mengungkapkan pengemudi mobil pria berusia 38 tahun yang diketahui bernama Muchammad Tri Laksono diduga mengantuk. Karena mengantuk itulah ia pun kehilangan konsentrasi dan tak sanggup mengendalikan laju kendaraan.

“Banyak saksi mata yang melihat kejadian itu. Jadi kalau tiba-tiba masuk kayaknya tidak. Tapia da kejadian sebelumnya yang membuat mobil ini masuk ke dalam makam,” jelas AKP Eko Iskandar ketika dimintai konfirmasi terkait kecelakaan tersebut.

Disebutkan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu. Lima orang penumpang mobil dilaporkan hanya mengalami luka-luka. Sedangkan mobil mengalami kerusakan pada bagian depan atau bumper akibat menabrak trotoar.

Eko pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi bohong yang beredar luas di media sosial. Ia juga meminta pengguna media sosial untuk lebih bijak sebelum membagikan berita yang ada dan tak langsung menghubung-hubungkan kejadian yang ada dengan hal mistis.