Ingat Leily Sagita? Dulu Sering Berperan Antagonis, Lihat yang Dilakukannya Kini untuk Bertahan Hidup


SURATKABAR.ID – Masih ingat artis peran Leily Sagita?

Jika tak ingat tanpa melihat fotonya, mungkin akan teringat jika mendengar nama Yona dalam sinetron Tersanjung. Yup, Leily merupakan pemeran Yona dalam sinetron tersebut.

Karir Leily di dunia hiburan melejit di era 1990-an. Namun kini karirinya telah meredup. Ia sudah tak lagi membintangi judul sinetron seperti masa kejayaannya dulu.

Padahal, perannya sebagai tokoh antagonis selalu mampu memukau penonton. Tak heran jika ia punya banyak penggemar sekaligus haters. Setelah sosoknya tak lagi muncul di televisi, namanya pun jarang terdengar. Padahal pada 2015 lalu, nyawanya hampir tereggut ketika melaksanakan ibadah haji.

Baca juga: Tersungkur Namun Tetap Ngehits, 7 Seleb Tanah Air Ini Ikuti Falling Star Challenge

Kala itu, Leily hampir saja menjadi korban dalam insiden jatuhnya crane akibat angin kencang di Arab Saudi saat ibadah Haji berlangsung. Akibat insiden tersebut 87 orang meninggal dunia.

Merasakan langsung insiden itu, Leily mengaku sempat terkejut dan khawatir. Namun, ia juga mengucap syukur karena masih diberi keselamatan dan kesempatan hidup.

Setelah kejadian mengerikan itu, artis senior yang lahir pada 19 Desember 1952 ini pun menjadi lebih religius. Ia juga mengenakan hijab.

Dilansir grid.id, Selasa (9/10/2018), setelah tak lagi bersinar di dunia hiburan, Leily pun memutuskan banting setir. Ia memilih terjun ke industri kuliner dengan berjualan keripik singkong dengan bumbu khas Padang Panjang.

Wanita yang memiliki nama asli Zurleily Sagita ini membuat sendiri keripik yang dijualnya.

“Sering juga saya membawakan makanan tersebut ke tempat syuting sebagai tester. Namun yang paling banyak disuka adalah keripik singkong ini,” terang Leily.

Meski pernah menjadi artis dan punya banyak penggemar, Leily tak malu atau gengsi dengan jualannya tersebut. Bahkan, ia kerap menawarkan dagangannya ke teman sesama artis.

Selain menjual keripik singkong, wanita asal Lubuk Aling, Padang Pariaman, Sumatera Barat ini juga menjual pakaian adat dari daerah asalnya.