Meski Sering Dibully, Megawati: Tapi Survei PDIP Kok Enggak Turun-turun


SURATKABAR.IDMegawati Sukarnoputri yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku bangga partainya tetap di peringkat atas. Hal ini diketahuinya dari hasil sejumlah survei elektabilitas. Padahal, dirinya kerap mendapat bully dan caci-maki.

“Kalau sekarang lihat survei, PDIP kok enggak turun-turun. Padahal sudah di-bully saya maupun PDIP-nya,” ungkap Mega saat memberikan sambutan dalam pembukaan rakornas di gedung DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (01/09/2018), sebagaimana dikutip dari laporan CNNIndonesia.com petang ini.

Sebelumnya, diketahui dari sejumlah hasil survei memang menunjukkan PDIP masih jadi yang tertinggi yang dipilih responden. Salah satunya adalah hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Mei lalu. Survey tersebut menyatakan PDIP mendapat suara tertinggi dengan perolehan 21,7 persen suara. Kemudian disusul Golkar 15,3 persen, serta  Gerindra sebanyak 14,7 persen.

Mega berpendapat, tingginya perolehan suara itu tak lepas dari peran masyarakat yang masih mempercayai PDIP.

“Saya enggak tahu juga (kenapa tertinggi), tapi ternyata memang rakyat yang menentukan,” tukasnya.

Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Dipercaya Dunia Dorong Perdamaian Internasional

Hasil survei LSI Denny JA juga mengungkapkan PDIP menjadi parpol tertinggi yang dipilih responden karena terdongkrak kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo. Meski begitu, masih ada peluang bagi PDIP untuk disaingi Golkar dan juga Gerindra.

Tak berbeda jauh, hasil survei Alvara Reserch Center pada Februari lalu juga menunjukkan PDIP, Golkar, dan Gerindra akan menjadi tiga partai teratas dalam perolehan suara dalam pileg dan pemilu 2019.

Sementara itu, melansir Kompas.com, survey Litbang Kompas yang dirilis pada April lalu menunjukkan, PDI-P dipilih oleh 33,3 persen responden. Hasil itu juga menempatkan PDI-P di urutan pertama, disusul Gerindra, dan Golkar.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip dari laporan Liputan6.com, Presiden kelima Indonesia tersebut membuka agenda Rakornas pemenangan Pemilu 2019 di kantor DPP PDIP. Acara itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, Menkumham Yasonna Laoly, dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Tak hanya itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebutkan acara itu juga dihadiri oleh KH Ma’aruf Amin di acara Rakornas guna menyampaikan gagasannya sebagai pendamping Jokowi.

“Ma’ruf sebagai pengayom akan memberikan arahan-arahan terkait strategi pemenangan Pemilu hari ini,” imbuh Megawati Soekarnoputri.

Diketahui, Ma’ruf tiba di ruang acara pukul 10.15 WIB bersama Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Sementara itu, acara rakornas tersebut berlangsung tertutup bagi media.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.