PKB Ogah Dukung Mahfud MD jadi Cawapres Jokowi


SURATKABAR.ID Nama Mahfud MD belakangan santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat cawapres yang bakal mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Namun, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara tegas menolak Mahfud MD sebagai pendamping Jokowi.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB Dita Indah Sari menganggap Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) lebih banyak memberikan manfaat buat Jokowi.

“Semua orang boleh dicalonkan dan mengajukan diri, sah-sah saja. Tapi kita harus menghitung cawapres mana yang akan memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk Pak Jokowi,” kata Dita, Rabu (11/7/2018), dikutip dari viva.co.id.

Ia mengatakan jika Mahfud tidak berasal dari parpol, sehingga bakal kesulitan untuk mendapatkan dukungan dari parpol pengusung Jokowi. Menurutnya, Mahfud juga tak bisa disebut mewakili kalangan Nahdlatul Ulama yang merupakan unsur mayoritas dari umat Islam di Indonesia.

“Sehingga Pak Mahfud ini karakternya lebih akademisi, profesional. Manfaat politik yang bisa didapat Jokowi jadi minimal, kalau merekrut Pak Mahfud, baik secara politik maupun kultural keumatan. Itulah kenapa kami PKB tentu lebih menganggap Pak Jokowi mendapatkan manfaat lebih besar kalau mengambil Cak Imin,” kata Dita.

Baca Juga: Sebanyak 35 Masjid Dilarang Potong Hewan Kurban, Anies Baswedan Beberkan Alasannya

Dita lantas menjelaskan bahwa jika Jokowi memilih Cak Imin maka akan mendapatkan tiga manfaat, yakni mendapatkan partainya, pengikutnya yang diklaim mencapai suara partai 11 juta, dan dapat NU. “Jadi beli 1 dapat 3,” kata Dita.

Lebih lanjut, Menurut Dita, Cak Imin sangat penting bagi Jokowi untuk bisa berkomunikasi dengan kelompok Islam. Jokowi bakal mendapatkan kepercayaan dari umat Islam.

“Pak Jokowi sendiri kan bukan berlatar belakang Islam tapi beliau nasionalis. Jadi perlu pendamping yang menguatkan dia dari segi itu. Kalau Pak Mahfud bagi kami tak cukup kuat mewakili umat Islam. Beliau akademisi,” tambah Dita.

Ia tetap menyatakan keoptimisannya bahwa Jokowi bakal memilih Cak Imin. PKB sendiri sampai sekarang masih belum bergeser dari upaya mengusung Jokowi – Cak Imin (Join).

“Sebetulnya dalam politik semua hal bisa dibicarakan, dinegosiasikan. Memang selama kita masih Join. Selama ada join calon lain tidak kita endorse,” tegasnya


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler

Loading...

Berita sebelumyaHarga Telur Ayam Terus Melonjak. Peternak Katakan Penyebabnya Karena …
Berita berikutnyaTGB Dukung Jokowi 2 Periode, GNPF: Dia Tidak Bersama Kami