Kecam Tayangan ‘Karma’ di ANTV, Din Syamsudin: Acara Tersebut Dapat Menyesatkan Akidah


SURATKABAR.ID – Din Syamsuddin yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam program reality show Karma yang ditayangkan ANTV. Kesimpulan Din, acara yang dipandu Robby Purba dan menampilkan Roy Kiyoshi sebagai paranormal tersebut memuat banyak hal yang bertentangan dengan akidah Islamiyah.

“Setelah menonton acara Karma Roy Kiyoshi di ANTV, saya menyimpulkan di acara tersebut dapat menyesatkan akidah umat Islam,” tegas Din dalam keterangan tulis yang diterima pers, sebagaimana dikutip dari reportase Republika.co.id, Jakarta, Minggu (24/06/2018).

Din meminta Komisi Pengkajian MUI untuk segera mengkaji lebih lanjut program acara TV yang telah ditayangkan ANTV sejak Desember 2017 itu. Din juga menyarankan ANTV untuk menghentikan penayangan Karma sebelum menimbulkan keresahan di kalangan umat Islam.

“Saya juga berharap Komisi Penyiaran Indonesia segera melakukan langkah-langkah sesuai kewenangannya dan ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dimuat di laman karma.antvklik.com, Karma merupakan program misteri reality show yang mengangkat kisah nyata dari 31 partisipan sesuai tanggal lahirnya. Dua orang presenter yakni Robby Purba dan Roy Kiyoshi yang dikenal sebagai seorang indigo ditampilkan sebagai pembawa acara. Mereka menguak kisah problematika kehidupan setiap partisipan.

Baca juga: Bukan Punya Momongan, Ini Doa yang Ingin Dipanjatkan Dewi Sandra Saat Kelak Naik Haji 

Respons KPI

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berjanji akan mengkaji konten program reality show Karma yang ditayangkan ANTV. KPI juga akan mengambil langkah sesuai UU penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

“Kami akan melakukan langkah pengkajian dengan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ormas Islam, dan stakeholder lainnya untuk mengkaji konten program tersebut,” kata Komisioner Pengawasan Isi Siaran KPI, Nuning Rodiah, saat dihubungi pers di Jakarta, Minggu (24/06/2018).

Buku Rilisan Roy Kiyoshi

Program acara Karma ini salah satunya dipandu oleh Roy Kiyoshi. Mengutip laporan Viva.co.id, Roy Kiyoshi akhirnya merilis sebuah buku berjudul INDIGO: The Story of Roy Kiyoshi. Buku tersebut resmi dirilis pada Minggu (27/05/2018) di Gramedia Matraman, Jakarta Timur.

“Jadi hari ini adalah lauching buku aku yang pertama berjudul ‘Indigo: The Story of Roy Kiyoshi’. Dan mudah-mudahan buku ini, bisa diterima masyarakat juga, supaya bisa menjadi belajar,” kata Roy Kiyoshi saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (27/05/2018), demikian melansir laporan OkeZone.com.

Dalam bukunya tersebut, Roy Kiyoshi mencoba berbagi kepada pembaca tentang bagaimana dirinya menghadapi segala suka duka menjadi seorang indigo. Tak hanya itu, dalam buku tersebut dia juga menceritakan bagaimana peran keluarga sangat penting dalam memperlakukannya yang berbeda dengan anak lain.

Proses pembuatan buku perdana Roy Kiyoshi ini memakan waktu selama dua bulan. Roy mengaku terlibat langsung dalam keseluruhan penulisannya, bahkan hingga ke urusan ilustrasinya. Namun ia tak menampik betapa banyak pihak yang membantunya, seperti tim penerbit yang terlibat signifikan dalam menyunting tulisannya.

“Sebenarnya aku suka nulis suka gambar itu dari dulu, tapi memang kali ini bisa terwujud membuat buku, karena dibantu dengan tim penerbit untuk di sunting bahasa aku,” tuturnya.

“Proses pembuatannya 2 bulan dan aku juga turut menggambar juga, ya itu lumayan,” kata Roy kemudian.

Roy mengaku memang suka menulis dan menggambar sejak dahulu. Lewat buku ini, Roy merasa ingin sekali berbagi dan memberi semangat kepada orang-orang yang mengalami hal sama seperti dirinya.

“Aku pengen berbagi ke mereka (yang senasib dengan dirinya). Kalau mau jadi apa pun kamu, seorang indigo, apa pun itu, pasti orang bisa sukses dan bisa menggapai mimpi-mimpi. Kalau kita berusaha, bekerja keras, doa mati-matian itu bisa (tercapai), pasti akan terwujud, gak cuma indigo (saja yang bisa sukses),” jelas Roy Kiyoshi.

Roy Kiyoshi juga tidak menargetkan penjualan bukunya tersebut dan menyerahkan semuanya kepada yang di atas. Ia juga mengklaim tak ada inspirasi dari siapapun saat menulis buku perdananya tersebut.

“Aku gak ada inspirasi sama siapa-siapa, tapi intinya aku terima kasih semuanya,” pungkasnya.