Datangi Ustad, Bule Ini Ngamuk dan Sebut Ada Karaokean di Masjid. Padahal…


SURATKABAR.ID – Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Masih ingat arti dari peribahasa yang satu ini?

Peribahasa yang pernah dipelajari semasa Sekolah Dasar ini berarti bahwa setiap negeri atau bangsa akan berlainan adat kebiasaannya.

Shalawatan di masjid, merupakan hal yang biasa di lakukan di Indonesia. Bahkan, hampir di seluruh masjid mulai dari kampung sampai ke kota terdengar suara shalawat di waktu-waktu tertentu.

Namun, seorang warga negara asing atau sebut saja bule, mendatangi rumah seorang ustad sambil marah-marah karena suara shalawatan. Dengan bahasa Indonesia yang tak begitu lancar, ia meluapkan kemarahannya.

Baca juga: Bayi Dikabarkan Meninggal Karena Puasa Sampai Maghrib, Fakta Dibaliknya Mengejutkan

Peristiwa yang terjadi di daerah Ciampea, Bogor, Jawa Barat ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Eris Riswandi, Minggu (3/6/2018).

Dilansir grid.id, awalnya bule ini bertanya mengapa selalu ada karaoke di masjid. Kemudian, wanita yang terlihat dalam video mencoba menjelaskan bahwa itu bukanlah karaoke, melainkan shalawatan.

Kenapa karaoke kenapa?” tanya bule tersebut.

Meski begitu, bule ini seakan tak peduli. Ia juga menyebut shawalatan sebagai solo. Dengan nada tinggi, pria berkaos singlet itu mengaku bahwa dirinya marah. Dia pun mengatakan terganggu dengan adanya shalawatan di masjid.

Bahkan, bule ini mengancam akan merusak masjid jika karaoke di masjid masih terus berlanjut. Wanita yang bersama ustad ini pun menegaskan bahwa warga akan marah jika ia sampai merusak masjid. Sang ustad pun meminta bule itu untuk pergi.

Ustad tersebut mengatakan bahwa dia sedang berpuasa dan tak ingin puasanya batal karena marah-marah.

Berusaha menengahi, wanita yang bersama ustad ini meminta agar masalah tersebut dilaporkan kepada ketua RT setempat.

Sementara itu, Eris Riswandi meminta pada pihak berwajib untuk segera datang ke lokasi. Sebab, ditakutkan akan terjadi keributan jika bule ini sampai nekat merusak masjid.