Astaghfirullah! Bocah SD Hamili Siswi SMP di Tulungagung, Tanggapan Ayah Pelaku Bikin Gempar


SURATKABAR.ID – Warga Tulungagung digemparkan dengan berita adanya hubungan terlarang antara dua pelajar yang masih ingusan di Tulungagung. Tidak main-main, bocah dari bangku sekolah dasar (SD) kelas 5 nekat menggagahi kekasihnya yang duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Kepalang basah, keluarga dari kedua belah pihak pun sepakat untuk menyatukan siswi SMP, Venus (nama samaran) dan pelajar SD, Koko (nama samaran) dalam ikatan pernikahan. Selain fakta bahwa keduanya masih berusia 13 tahun, beberapa fakta mengejutkan berhasil dilansir Grid.ID:

Pertama Kali Terbongkar

Awal mula kehamilan Venus terkuak ketika ia mengaku tidak enak badan. Sewaktu dibawa ke puskesmas untuk diperiksa, petugas medis menyatakan bahwa bocah ini positif hamil. Lantaran didesak oleh keluarga yang terkejut bukan kepalang, Venus pun mengaku telah berhubungan intim dengan Koko.

Usia Kandungan Sudah Besar

Hubungan asmara antara Venus dan Koko harus berujung kehamilan di luar pernikahan. Yang mengejutkan adalah, ketika petugas medis menyatakan Venus positif hamil, usia kandungannya sudah menginjak bulan keenam.

Baca Juga: Astaga! Bocah SD Dinikahkan dengan Pria Usia 10 Tahun Lebih Tua, Fakta-Faktanya Bikin Geram

Koko Memberi Pengakuan

Usai mengetahui identitas pelaku yang telah menghamili putrinya, keluarga Venus bergegas mendatangi kediaman Koko yang akhirnya mengakui perbuatan tidak senonohnya kepada Venus. Keluarga Koko memutuskan untuk bertanggung jawab dan sepakat menikahkan putranya.

Tetangga Sempat Memberi Teguran

Sebenarnya warga yang tinggal di sekitar rumah Koko sudah memberi peringatan kepada orangtua Koko mengenai hubungan di luar batas kewajaran antara pelajar tersebut. Namun jawaban ayak Koko malah bikin para tetangga naik pitam.

“Bapaknya bilang, biar jadi bahan percobaan burung anaknya yang baru sunat,” tukas YG, salah seorang tetangga menirukan jawaban ayah Koko. “Kalau sudah hamil begini kan baru tahu rasa dia,” tambahnya setengah emosi.

Sosok Koko Sebenarnya

Meski masih berstatus sebagai pelajar kelas 5 SD, namun secara biologis Koko sudah matang dan siap. Rupanya Koko sebelumnya pernah dua kali tinggal kelas. Dan menurut pengakuan tetangga, Koko dikenal pelajar yang tidak terlalu rajin.

Pihak KUA Menolak

Ingin segera mengamankan status bayi dalam kandungan Venus, pihak keluarga sudah siap menggelar pernikahan pada Senin (21/5) kemarin. Namun malang, pihak KUA dengan tegas menolak pernikahan mereka berdua dengan alasan usia Koko dan Venus masih terlalu dini.

Dispensasi pun Diajukan

Usai mendapatkan penolakan dari KUA, keluarga kedua belah pihak harus mendapat dispensasi dari Pengadilan Agama. Permohonan sidang sudah masuk ke Pengadilan Agama Tulungagung pada Selasa (22/5) dan hanya tinggal menunggu.

Anang, tokoh desa tempat tinggal Koko mengharapkan dispensasi bisa cepat turun agar keduanya segera dinikahkan. Ia mengaku akan membantu mengusahakan pernikahan Koko dan Venus. “Tinggal menunggu hasil sidang seperti apa. Kalau mendapatkan dispensasi langsung dinikahkan,” tuturnya.

Terkait insiden tersebut. Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung Syaifudin Juhri mengaku belum mendapat laporan. Meski demikian ia berharap Venus mendapatkan solusi terbaik.

Ia juga berharap agar Venus bisa mendapatkan kesempatan kembali untuk menuntut ilmu. “Saya berharap siswi ini nantinya tetap bisa sekolah seperti biasa. Karena dia masih anak-anak, dan berhak mendapatkan pendidikan,” ungkapnya.