Serem! Beredar Foto dan Video Diduga Kerusuhan Mako Brimob


SURATKABAR.ID – Kerusuhan yang terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5/2018) lalu menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia maupun Polri.

Tak sedikit korban berjatuhan dan tewas dengan kondisi mengenaskan. Bahkan, sebagian besar korban merupakan anggota polisi yang saat itu tengah bertugas.

Tak lama setelah kerusuhan terjadi, media sosial Twitter diramaikan oleh munculnya sejumlah foto dan video mengerikan. Dalam foto-foto yang beredar, terlihat beberapa jenazah korban tewas.

Namun, belum ada keterangan apakah foto tersebut benar-benar kondisi Mako Brimob sesaat setelah kerusuhan terjadi.

Baca juga: Astaga! Nyaris Direkrut Jadi Teroris Hingga Aksi Cuci Otak di Kos, Pengakuan Wanita Ini Langsung Viral

Dilansir kumparan.com, gambar-gambar tersebut disebarkan oleh pengamat terorisme di media sosial. Salah satunya adalah pengguna Twitter bernama Nidalgazaui dari Munchen, Jerman.

Ia mengutip media ISIS Amaq dan menuliskan adanya 10 korban tewas dalam kerusuhan di penjara “Debok” yang mungkin dimaksudkan sebagai “Depok”.

Dari sejumlah foto yang diunggahnya, salah satunya memperlihatkan sekelompok orang yang membawa senapan laras panjang. Sedangkan foto-foto lainnya memperlihatkan tumpukan senjata dan amunisi.

Selain foto-foto tersebut, ada pula sebuah video yang menampilkan sejumlah orang berbaiat pada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Tak hanya Nidalgazaui, akun lain bernama Mr. Revinsky juga menuliskan kabar serupa. Menurutnya, terdapat 10 polisi tewas dalam kerusuhan tersebut.

Bahkan, sebelumnya juga sempat beredar video live Instagram yang diduga merupakan napi teroris di dalam Rutan Mako Brimob yang ikut beraksi dalam kerusuhan tersebut.

Sementara itu, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol M. Iqbal meminta agar masyarakat tak mudah percaya dengan foto maupun video yang beredar terkait kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob.

“Bahwa foto dan informasi yang beredar jangan mudah dipercaya. Mari kita saring dulu sebelum memvonis (foto dan video) itu benar,” katanya, dilansir kumparan.com, Rabu (9/5/2018) lalu.

Foto unggahan Nidalgazaui

Kabar dari Mr. Revinsky