Tak Banyak yang Tahu Kisah Aslinya, Mak Lampir Sebenarnya Putri Cantik Asal Champa


SURATKABAR.ID – Jika membicarakan sosok Mak Lampir, akan teringat sinetron Misteri Gunung Merapi yang ditayangkan salah satu stasiun TV di Indonesia.

Tak sedikit orang yang mengenal Mak Lampir sebagai sosok menyeramkan dan jahat. Apalagi, penampilannya seperti nenek tua dan buruk rupa.

Tapi sebenarnya, apa yang diceritakan dalam sinetron tersebut sedikit berbeda dengan kisah aslinya. Kisah ini pun tak banyak diketahui orang.

Dilansir tribunnews.com, Kamis (25/1/2018) lalu, Mak Lampir sebenarnya memiliki nama Siti Lampir Mainumah. Ia memiliki seorang guru bernama Nenek Serintil. Nenek Serintil ini diketahui memiliki kesaktian mandraguna dari aliran hitam Anggrek Jingga dan memuja Batara Kala.

Baca juga: Ketemu Mantan Suami di Mal, Seorang Wanita Langsung Nekat Buka Baju

Soal Mak Lampir, banyak yang menganggap bahwa kisahnya berasal dari Gunung Merapi di Jogjakarta. Padahal, Legenda Mak Lampir sebenarnya berasal dari Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Bahkan, Legenda Mak Lampir sebenarnya sangat berkaitan dengan Legenda 7 Manusia Harimau yang juga berasal dari Sumatera Barat.

Dalam kisah aslinya, Siti Lampir merupakan seorang putri dari kerajaan kuno Champa. Nama Champa berasal dari bahasa Vietnam, yaitu Chiem Thanh yang artinya kerajaan yang pernah menguasai daerah yang kini disebut Vietnam Tengah dan Selatan.

Seperti putri pada umumnya, Siti Lampir adalah seorang gadis baik nan cantik. Ia juga dikenal pemalu.

Saat beranjak dewasa, Siti Lampir jatuh cinta pada seorang bangsawan yang dipanggil Datuk Panglima Kumbang. Sebenarnya, Datuk Panglima Kumbang pun merasakan hal yang sama.

Hingga suatu waktu Siti Lampir dan Datuk Panglima Kumbang bertemu. Namun, mereka bertemu dalam sebuah pertempuran yang menewaskan Datuk Panglima Kumbang.

Menyesalkan kematian pujaan hatinya, terlebih setelah tahu bahwa Datuk Panglima Kumbang juga mencintainya, Siti Lampir berusaha menghidupkannya kembali. Ia mengikat jiwa Datuk Panglima Kumbang di bumi.

Siti Lampir berhasil menghidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang berkat kesaktiannya. Sayangnya, wujud Siti Lampir yang cantik menjadi sangat menyeramkan. Meski begitu, ia berharap Datuk Panglima Kumbang memahami ketulusannya.

Namun, Datuk Panglima Kumbang malah menganggap bahwa Siti Lampir merupakan setan jahat yang menebar teror karena wujudnya yang menyeramkan.

Sejak itulah, Siti Lampir dikenal sebagai Mak Lampir karena perwujudannya seperti wanita tua yang menyeramkan. Selain itu, Mak Lampir dan Datuk Panglima Kumbang juga terus bermusuhan.