Terancam 6 Tahun Penjara, Ahmad Dhani: Saya Optimis Masih Ada Keadilan


SURATKABAR.ID – Ahmad Dhani yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian sudah menjalani pemeriksaan administrasi di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/03/2018). Ada pun berkas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21. Setelah suami Mulan Jameela ini diperiksa, diketahui bahwa pihak Kejaksaan tidak melakukan penahanan terhadapnya. Hal ini dikarenakan mereka memiliki berbagai pertimbangan, salah satunya karena Dhani sangat kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

Mengutip reportase Kumparan.com, Sabtu (17/03/2018), Ramel Jaijasa selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jakkarta Selatan menerangkan hal ikhwal Dhani tidak ditahan, “Kita harus mempertimbangkan syarat di dalam KUHP, di dalam pasal 21 di situ kan jelas ada syarat-syarat kenapa orang itu harus ditahan atau tidak,” ungkapnya.

Ramel melanjutkan, terkait hal ini ada dua syarat objektif dan subjektif, “Di situ ada syarat subjektif dan objektif, subjektif disini apakah yang bersangkutan tidak akan melarikan diri kemudian menghilangkan barang bukti atau mengulanginya lagi, itu semua kita pertimbangkan,” tambahnya.

Kendati demikian, Ramel mengatakan pentolan Band Dewa 19 tersebut kini terancam hukuman 6 tahun penjara apabila benar-benar terbukti bersalah dalam persidangan yang akan digelar nantinya. Mendengar hal ini, Dhani yang merupakan ayah dari 5 anak ini pun menyikapinya dengan santai.

Menurut Dhani, sampai saat ini dirinya tidak melakukan kesalahan apapun sehubungan ujaran kebencian yang ditudingkan kepadanya.

“Kalau ujaran kepada pembela penista agama emang iya, saya sudah mengakui. Memang saya benci dengan penista agama. Sama pembela penista agama juga saya benci, sama koruptor saya benci, sama pelaku p*emerkosaan saya benci, sama pengedar narkoba juga saya benci. Kalau saya ditanya bersalah atau tidak, sampai sekarang saya enggak merasa bersalah,” bebernya usai menjalani pemeriksaan administrasi di Kejaksaan.

Dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Dhani mengatakan bahwa ia tidak takut dengan ancaman hukuman atas dirinya.

“Ya enggak apa-apa (6 Tahun) emang kenapa? Saya optimis masih ada keadilanlah. Kalau enggak salah, ya enggak takut,” tandasnya.

Lantas apakah Dhani akan melakukan laporan balik terhadap Jack Lapian, pihak relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melaporkan dirinya ke pihak kepolisian?

“Belum tahu tergantung pengacara,” tukasnya.

Sementara itu, melansir Tribunnews.com pada Rabu (14/3/2018), Ahmad Dhani memberikan kabar melalui akun Instagramnya bahwa segera lagi akan ada official Bala Dewa. Dalam video singkat yang dibagikan suami Mulan Jameela ini hanya tampak teks ‘coming soon Baladewa 19 official’.

“BALADEWA” caption yang dituliskan Ahmad Dhani.

BALADEWA

A post shared by Ahmad Dhani Prasetyo (@ahmaddhaniprast) on

Di hari yang sama, Ahmad Dhani Prasetyo dalam reportase Detik.com memberikan komentarnya terkait persidangannya yang akan segera digelar setelah berkas dan barang bukti atas kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Dhani mengaku tak mempersiapkan apapun untuk menjalani persidangan.

“Persiapan nggak ada, wong (orang) nggak salah,” kata Dhani, Rabu (14/03/2018).

Mantan calon Wakil Bupati Bekasi itu justru melakukan hal yang seakan tak berkaitan dengan persidangan. Dia tengah memproduksi kaos.

“Saya lagi cetak kaos,” tambahnya.

Kaos itu bertuliskan perlawanan terhadap pembela penista agama. Dhani menyatakan akan melawan siapapun yang menyalahkan tulisan tersebut.

“Isinya ‘Pembela Penista Agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’. Saya mau jual kaos tersebut untuk siapa yang merasa sependapat dengan kalimat saya. Saya akan lawan semua yang menyalahkan kalimat tersebut. Negara pun akan saya lawan,” sebut Dhani.

Ahmad Dhani disangkakan Pasal 45 a ayat 2 jo paasal 28 ayat 2 UU ITE. Ahmad Dhani diancam hukuman 6 tahun penjara.