Ingat Video Satpol PP Tarik Sapi? Gubernur Sulsel Langsung Lakukan Ini


Foto: Kumparan

SURATKABAR.ID – Sebuah peristiwa yang tidak mengenakkan telah terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ada petugas Satpol PP yang mengangkut sapi dengan menggunakan cara sangat tidak layak.

Terlihat seekor sapi yang tidak diangkut dengan ditaruh di dalam mobil bak atau truk, melainkan diseret di belakang mobil Satpol PP.

Nampak sapi itu diikat dengan tali pada bagian belakang mobil. Sedangkan mobil itu pun tetap terus melaju.

Dalam video terlihat bahwa sapi yang berwarna cokelat tersebut kesakitan. Hal itu lantaran dia harus terus berjalan untuk mengimbangi laju kecepatan mobil Satpol PP, dengan leher yang tertarik. Gerakan si sapi pun tertatih-tatih.

Pada mobil bagian belakang nampak ada seorang petugas yang mengawasi si sapi dari sana. Kemudian, sapi malang itu pun terjatuh hingga ambruk.

Akan tetapi meski hal itu terjadi, mobil justru tetap saja melaju dengan kecepatan pelan. Alhasil, sapi itu pun terseret oleh mobil.

Karena kejadian tersebut para warga serta pengendara motor yang melihat lantas berteriak untuk meminta mobil Satpol PP supaya berhenti. Mobil pun berhenti tidak lama kemudian.

Sapi ditarik pakai mobil dinas satpol PP sampai kelelahan dan berdarah dikecam banyak warganet. GRUP INFORMASI DAN BERITA KAB. JENEPONTO (SULSEL)

Posted by Eka Alya Ahmed on Sunday, 11 March 2018

Publik langsung mengecam peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 Maret 2018 itu. Atas kejadian tersebut Gubernur Sulawesi Selatan, Yasin Limpo, tidak tinggal diam.

Syahrul lantas menerbitkan surat dengan ditujukan untuk Bupati Bulukumba. Dimintanya supaya Bupati Bulukumba memberikan teguran keras terhadap staf Satpol PP yang telah melakukan cara tidak layak untuk menyeret sapi tersebut.

Surat teguran. Foto: Kumparan

Syahrul, dalam surat teguran tertanggal 13 Maret 2018 itu, menyebut bahwa yang dilakukan Satpol PP itu bertentangan dengan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare) sesuai UU Nomor 18 Tahun 2009 Pasal 66-67 tentang kesejahteraan hewan yang telah diubah menjadi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Diharapkannya agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKetiduran Saat Beraksi di Rumah Korban, Si Pencuri Berantai Ini Bikin Ngakak Ketika Buka Mata
Berita berikutnyaBegini Cara Stephen Hawking Beri Dukungan untuk Palestina